Kolom Sultra

Mentan Amran Tinjau Banjir di Sultra, Salurkan Bantuan Rp10 Miliar untuk Pertanian dan Korban Terdampak

45
×

Mentan Amran Tinjau Banjir di Sultra, Salurkan Bantuan Rp10 Miliar untuk Pertanian dan Korban Terdampak

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR) 

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman turun langsung meninjau lokasi sawah terdampak banjir di Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, serta kawasan banjir Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mentan didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, bersama sejumlah pejabat daerah dan aparat terkait.

Di Amohalo, Amran Sulaiman melihat langsung kondisi lahan pertanian yang terendam banjir. Sementara di kawasan Kali Wanggu, ia menyapa warga terdampak banjir sekaligus menyerahkan bantuan untuk kebutuhan darurat masyarakat.

Baca Juga :  Bank Sultra Dukung dan Meriahkan Pameran Harmoni Sultra di Kolaka, Perkuat Peran kepada Masyarakat

“Terus ada juga untuk pembelian mi instan, karena saya pernah merasakan bencana. Ada Rp500 juta seadanya, karena ini adalah kampung halaman saya,” ujar Amran saat berdialog dengan warga di lokasi banjir.

Tak hanya bantuan tunai, pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional juga menyalurkan bantuan pangan berupa 30 ton beras, 1,5 ton minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya bagi warga terdampak banjir di Kota Kendari.

“Kami datang untuk memberikan solusi. Terkait seluruh masalah pangan sudah kami putuskan semua,” kata Mentan.

Menteri Pertanian juga memastikan pemerintah menyiapkan bantuan besar untuk memulihkan sektor pertanian yang terdampak banjir di Sulawesi Tenggara. Bantuan tersebut meliputi alat dan mesin pertanian, benih dan bibit untuk lahan terdampak seluas sekitar 2.000 hektare, hingga bantuan dryer atau alat pengering gabah untuk gudang Bulog.

Baca Juga :  Pelantikan Sultan Buton XLI, Pj. Gubernur Sultra Inisiasi Perda Masyarakat Hukum Adat

“Alat mesin pertanian, benih, bibit untuk 2.000 hektare. Kurang lebih Rp10 miliar bantuan yang kami salurkan termasuk dryer untuk gudang Bulog juga,” ungkapnya.

Selain fokus pada penanganan dampak, Amran menegaskan pemerintah pusat juga akan membenahi sumber persoalan banjir, khususnya pembangunan dan perbaikan tanggul di kawasan terdampak. Ia mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat penanganan infrastruktur pengendali banjir.

Baca Juga :  DPP KNPI Mendesak Presiden dan Menteri ESDM RI Cabut Semua IUP di Pulau Kabaena

“Ini harus dibereskan sumber masalahnya semua. Tanggul dibangun, kami sudah telepon Dirjen Kementerian PU yang bertanggung jawab. Dananya siap, alatnya sudah siap. Kami minta satu minggu, paling lambat dua minggu selesai,” tegas Amran.

Pemerintah juga berencana mendukung program optimalisasi lahan sawah di sejumlah wilayah terdampak guna mempercepat pemulihan produksi pertanian pascabanjir.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Plh Sekda Provinsi Sultra, Sekda Kota Kendari, Wakapolda Sultra, Kapolres Kendari, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!