KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memperkuat koordinasi untuk mempercepat pelaksanaan sejumlah program perumahan yang menyasar masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka di Ruang Rapat Gubernur Sultra, Rabu (23/9/2026).
Rakor tersebut membahas percepatan tiga program utama, yakni Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk sektor perumahan.
Pertemuan itu dihadiri Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Provinsi Sultra, dinas perumahan kabupaten/kota se-Sultra, perbankan, hingga para pengembang perumahan.
Dilansir dari akun resmi Dokpim Sultra @Pemerintah Provinsi Sultra, masing-masing pihak dalam rapat tersebut memaparkan perkembangan pelaksanaan program sekaligus kendala yang masih ditemukan di lapangan.
Gubernur Andi Sumangerukka meminta setiap persoalan dipetakan secara jelas agar dapat segera dicarikan solusi melalui koordinasi lintas sektor.
Salah satu poin penting yang dibahas adalah penguatan sinergi antara Balai, Pemerintah Provinsi Sultra, dan pemerintah kabupaten/kota dalam menentukan serta menangani kawasan yang menjadi sasaran program perumahan.
Dalam skema penanganan berdasarkan desil, masyarakat yang berada pada desil 1 dan 2 akan menjadi sasaran penanganan Pemerintah Provinsi Sultra bersama pemerintah kabupaten/kota.
Sementara masyarakat pada desil 3, 4, dan 5 akan ditangani oleh pihak Balai sesuai kewenangan dan program yang tersedia.
Selain sasaran penerima, rapat juga mengidentifikasi sejumlah persoalan teknis yang masih membutuhkan penyesuaian. Di antaranya terkait perizinan, pemetaan bangunan yang membutuhkan pembangunan kembali maupun peningkatan kualitas, serta daya beli masyarakat.
Persoalan tersebut dinilai tidak dapat diselesaikan secara parsial. Karena itu, Gubernur meminta seluruh pemangku kepentingan segera memperkuat koordinasi teknis agar setiap hambatan dapat ditangani secara terukur.
Menurut gubernur, percepatan program perumahan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan hunian bagi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk membuka peluang lapangan pekerjaan.
“Manfaatkan kesempatan ini sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat. Program ini tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga dapat membuka lapangan pekerjaan. Karena itu, mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dan pastikan pelaksanaannya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” ujar Andi Sumangerukka.
Pemprov Sultra selanjutnya akan memperkuat koordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota, Balai, perbankan, dan pengembang untuk mempercepat pelaksanaan program.
Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memastikan berbagai dukungan perumahan benar-benar menjangkau masyarakat yang menjadi sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat Sultra.
Editor: Hasrul Tamrin











