KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), menegaskan komitmennya untuk menata birokrasi di pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan kompetensi dan memperhatikan karier honorer, jika nanti terpilih jadi gubernur.
“Kita akan menerapkan sistem merit dalam penempatan jabatan, sehingga semua proses seleksi dan penempatan dilakukan secara transparan dan adil,” ujar ASR saat dikonfirmasi awak media usai Senam Sehat bersama masyarakat pada Minggu, 6 Oktober 2024.
ASR menjelaskan bahwa sistem merit akan menjadi acuan dalam menempatkan pejabat di berbagai posisi, dengan mempertimbangkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
“Sistem ini akan memastikan bahwa orang yang tepat berada di posisi yang tepat,” tegasnya.
Selain itu, ASR juga berjanji untuk memperhatikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di Sultra.
“TPP merupakan bagian penting dari pendapatan ASN, sehingga perlu diperhatikan dengan serius,” kata ASR.
Ia berencana melibatkan akademisi dalam kajian untuk menentukan besaran TPP yang adil dan sesuai dengan kebutuhan ASN.
ASR juga menaruh perhatian khusus kepada Tenaga Honorer Kategori (THK) II. Ia mengakui peran penting THK II dalam membantu kelancaran birokrasi di Sultra.
“Masalahnya, untuk menjadi PNS, THK II harus mengikuti tes TPA yang cukup sulit,” ungkap ASR.
Untuk membantu THK II agar bisa mengikuti tes dengan baik, ASR berkomitmen untuk menyediakan program pembimbingan khusus nantinya.
“Kita akan upayakan fasilitasi pembimbingan agar mereka siap mengikuti tes PNS,” tegasnya.
Namun, ASR menambahkan bahwa program pembimbingan tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan dipertimbangkan berdasarkan ketersediaan anggaran.
“Kita akan lihat dulu apakah ada anggaran untuk program ini. Kalau tidak ada nanti kita akan adakan” ujarnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











