/*
Breaking News
*/
Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Gerakkan Penanaman 1.000 Pohon Cabai, Manfaatkan Pekarangan untuk Kendalikan Inflasi

30
×

Wali Kota Kendari Gerakkan Penanaman 1.000 Pohon Cabai, Manfaatkan Pekarangan untuk Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pertanian terus mengambil langkah konkret untuk mengendalikan inflasi sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan dan pekarangan yang tersedia di lingkungan masing-masing.

Salah satunya dilakukan melalui gerakan penanaman cabai secara serentak yang dipimpin Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, di kompleks perkantoran Praja Dua Kota Kendari, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda, Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, serta jajaran Pemerintah Kota Kendari.

Siska mengatakan, penanaman cabai menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga komoditas tersebut sekaligus mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menghasilkan bahan pangan.

“Tujuan kita adalah upaya pengendalian inflasi dan juga pemanfaatan pekarangan. Kita ketahui inflasi lagi kurang baik dan untuk harga cabai ada sedikit kenaikan. Sekarang sudah mencapai hampir Rp70 ribu per kilogram,” ujar Siska.

Baca Juga :  Menegakkan Surat Edaran Wali Kota Jaga Kekhusyukan Ramadan, Satpol PP Kendari Patroli di THM

Menurutnya, gerakan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pangan di lingkungan pemerintah, tetapi diharapkan dapat menjadi contoh yang kemudian diikuti masyarakat.

Siska menilai, pemanfaatan pekarangan untuk menanam cabai memiliki efek berantai bagi perekonomian rumah tangga.

“Yang pertama bisa mengurangi pengeluaran masyarakat. Kedua, masyarakat juga bisa mendapatkan nilai tambah. Kalau menanam, hasilnya bisa dijual. Terlebih lagi, kita akan sedikit mengurangi ketergantungan terhadap daerah lain,” jelasnya.

Ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada lingkungan perkantoran, tetapi berkembang menjadi gerakan masyarakat secara luas dengan memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, menjelaskan penanaman cabai dilakukan sebagai bagian dari program pemanfaatan pekarangan di kawasan perkantoran Praja Dua.

Selain meningkatkan produksi komoditas hortikultura, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan lahan yang tersedia.

Baca Juga :  Pemkot Kendari Bersama Bank Sultra Teken Kerja Sama Pengelolaan dan Penerimaan Keuangan Daerah

“Gunanya untuk pemanfaatan pekarangan yang ada di kompleks perkantoran Praja Dua. Kita ingin meningkatkan produksi tanaman pangan dari bidang hortikultura sekaligus memberikan edukasi kepada teman-teman ASN dan seluruh masyarakat agar bisa memanfaatkan pekarangan atau tanah kosong yang ada di sekitar kita,” kata Imran.

Pada tahap awal, Dinas Pertanian Kota Kendari menanam sebanyak 1.000 pohon cabai dalam polybag.

Imran optimistis, dengan perawatan dan penerapan teknik pertanian sederhana, tanaman tersebut dapat memberikan hasil optimal.

“Insyaallah tiga sampai empat bulan ke depan kita sudah bisa melakukan panen,” ujarnya.

Pemkot Kendari Terima Bantuan Alsintan
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kendari juga menerima sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Imran menyebut, bantuan yang diserahkan berupa satu unit traktor roda empat (TR4) dan dua unit traktor roda dua (TR2). Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut perhatian Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat terjadi banjir di Kota Kendari.

Baca Juga :  Beras Owoha hingga Jagung Pulut Ungu Kendari Dipamerkan pada Ajang Expo Indonesia Maju di TMII

Selain bantuan yang telah diterima, sejumlah bantuan lainnya juga telah terkonfirmasi dan sebagian masih dalam perjalanan.

Bantuan tersebut meliputi tiga unit TR4, dua unit TR2, 15 unit pompa air, empat unit hand sprayer elektrik, serta 30 unit hand sprayer.

“Ini merupakan atensi Menteri Pertanian Bapak Amran Sulaiman kemarin pada saat banjir di Kota Kendari,” ungkap Imran.

Tak hanya bantuan alsintan, dukungan sektor pertanian juga mencakup program penanaman bawang merah seluas 5 hektare serta bantuan bibit kakao untuk pengembangan lahan hingga 120 hektare.

Secara keseluruhan, berbagai program bantuan tersebut ditujukan kepada sekitar 50 kelompok tani di Kota Kendari.

Pemkot Kendari berharap bantuan sarana pertanian dan gerakan pemanfaatan pekarangan tersebut mampu memperkuat produksi pangan lokal, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus menjadi salah satu strategi menjaga stabilitas harga komoditas pangan di daerah.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!