/*
Breaking News
*/
Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Serahkan Bantuan Seragam dan Beasiswa untuk Siswa Kurang Mampu

51
×

Wali Kota Kendari Serahkan Bantuan Seragam dan Beasiswa untuk Siswa Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran terus memperkuat komitmennya dalam mendukung akses pendidikan yang merata bagi seluruh siswa-siswi di Kota Kendari pada jenjang pendidikan TK, SD, dan SMP.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan seragam sekolah dan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, pada momentum Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari, Kamis (1/10/2026).

Selain memberi bantuan pendidikan, Wali Kota Kendari juga tampak memberikan Susu gratis kepada anak-anak penerima bantuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina, mengatakan bantuan tersebut menyasar siswa yang dinilai membutuhkan dukungan pemerintah agar tetap dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik.

“Untuk bantuan seragam, penerimanya sebanyak 1.122 siswa. Sementara untuk beasiswa sebanyak 812 siswa,” kata Saemina.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Kendari Buka Musyawarah Lokal X ORARI Lokal Kendari 2024

Menurutnya, program bantuan seragam telah dianggarkan melalui APBD Kota Kendari dan mulai dilaksanakan sejak 2025 hingga 2026 sebagai bentuk perhatian pemerintah kota terhadap siswa dari keluarga kurang mampu.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memastikan siswa kurang mampu tetap mendapatkan perlengkapan pendidikan yang layak.

“Manfaatnya adalah membantu siswa-siswa kita yang kurang beruntung, sehingga mereka juga bisa sama dengan anak-anak yang lainnya, baik melalui pemberian beasiswa maupun seragam,” ujarnya.

Dalam menentukan penerima bantuan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari menggunakan sejumlah basis data, di antaranya data kemiskinan ekstrem serta laporan dari satuan pendidikan mengenai kondisi ekonomi siswa.

“Data yang kami ambil melalui data kemiskinan ekstrem, kemudian dari satuan pendidikan yang melaporkan kepada kami anak-anak mereka yang kurang mampu,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Kendari dan KPK RI Perkuat Sinergi Untuk Pastikan Proyek Strategis Tepat Sasaran

Saemina mengungkapkan, masih terdapat sekitar 2.000 siswa yang belum masuk dalam penerima bantuan seragam maupun beasiswa pada tahap ini. Namun, ia memastikan proses penyaluran bantuan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

“Kurang lebih masih 2.000 lagi yang belum menerima bantuan,” ungkapnya.

Sementara bagi siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan mekanisme pencairan melalui Bank Sultra.

Penerima akan mendapatkan rekomendasi dari dinas yang selanjutnya digunakan untuk proses pengambilan atau pembukaan rekening sebelum pencairan bantuan.

“Penerima membawa rekomendasi bahwa anak tersebut adalah penerima, kemudian membawa buku rekeningnya ke Bank Sultra,” terang Saemina.

Untuk memastikan informasi bantuan sampai kepada penerima, Dinas Pendidikan juga menyampaikan data penerima kepada masing-masing sekolah. Sekolah kemudian bertugas meneruskan informasi tersebut kepada siswa dan orang tua penerima bantuan.

Baca Juga :  Sopir Angkutan dan Pengunjung Terminal Baruga Jalani Tes Urine

Menurut Saemina, langkah tersebut penting agar tidak terjadi lagi persoalan seperti pada penyaluran sebelumnya, ketika terdapat penerima yang terlambat mencairkan bantuan karena tidak memperoleh informasi secara maksimal.

“Data siswa disampaikan ke sekolah supaya sekolah menyampaikan kepada anak-anaknya. Jangan sampai lagi ada yang bermasalah, seperti sebelumnya ada yang sampai mendekati akhir tahun belum mengambil bantuannya,” katanya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara proporsional berdasarkan jenjang pendidikan dan data siswa yang telah diverifikasi, mulai dari jenjang TK, SD hingga SMP.

Dengan program tersebut, Pemkot Kendari berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi bentuk dukungan material, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan tanpa terkendala kondisi ekonomi keluarga.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!