/*
Breaking News
*/
Kampus

Mahasiswa KKN Tematik UHO Latih Warga Desa Sorue Jaya Olah Ikan jadi Abon dan Nugget untuk Cegah Stunting

38
×

Mahasiswa KKN Tematik UHO Latih Warga Desa Sorue Jaya Olah Ikan jadi Abon dan Nugget untuk Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Halu Oleo (UHO) yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik menggelar sosialisasi dan pelatihan pembuatan Abon serta Nugget Ikan bagi masyarakat Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan potensi hasil laut sebagai pangan bergizi sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting di wilayah pesisir.

Ketua Jurusan Kesehatan Masyarakat FKM UHO, Yasnani, mengatakan program tersebut lahir dari besarnya potensi perikanan yang dimiliki Desa Sorue Jaya.

Menurutnya, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan inovasi pengolahan ikan agar memiliki nilai gizi tinggi sekaligus lebih diminati anak-anak.

Baca Juga :  Program PKM, Dosen dan Mahasiswa Hukum UHO Edukasi Masyarakat Desa Punggaluku Cegah Konflik Pertanahan

“Melalui kegiatan ini mahasiswa memperkenalkan inovasi pengolahan ikan menjadi abon dan nugget sebagai salah satu alternatif makanan bergizi yang dapat membantu mencegah stunting,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, ikan merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan anak.

“Ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik sehingga cocok dikonsumsi anak-anak. Selain bermanfaat bagi kesehatan, jika diproduksi secara rumahan abon dan nugget ikan juga memiliki nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan keluarga,” katanya.

Baca Juga :  70 Mahasiswa USN Kolaka Terima Beasiswa Program PPM PT Vale

Yasnani berharap kegiatan edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu yang dimiliki mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang peserta KKN Tematik, Muhamad Anugrah, menjelaskan bahwa sebelum praktik pembuatan abon dan nugget, para peserta terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya konsumsi ikan dalam mencegah stunting.

“Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia di desa. Harapannya, para ibu lebih kreatif mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi yang disukai anak-anak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Plt Rektor UHO Lantik 29 Pejabat Nonstruktural, Berikut Daftarnya

Ia menambahkan, ikan tuna dipilih sebagai bahan utama karena mudah diperoleh di Desa Sorue Jaya yang merupakan kawasan pesisir dengan hasil laut yang melimpah.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Abon dan nugget ikan tidak hanya menjadi produk olahan bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah stunting, khususnya di Desa Sorue Jaya,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!