KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan pekerjaan perbaikan pipa transmisi, PDAM Tirta Anoa Kendari menggelar expose metode pelaksanaan (method statement) sekaligus review rencana pekerjaan bersama para pemangku kepentingan (stakeholder) di Aula Balai Kota Kendari, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan expose ini merupakan bagian dari tahapan akhir persiapan sebelum dimulainya pekerjaan perbaikan pipa transmisi yang selama hampir dua tahun mengalami kebocoran. Perbaikan tersebut diharapkan mampu mengembalikan fungsi jaringan transmisi secara optimal sehingga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat semakin meningkat.
Direktur Utama PDAM Tirta Anoa, Sukriyaman, menjelaskan bahwa expose yang dilaksanakan merupakan bagian dari rangkaian proses yang telah dilakukan secara bertahap.
“Hari ini kami melaksanakan expose metode pelaksanaan sekaligus sosialisasi kepada seluruh stakeholder. Tahapan ini merupakan lanjutan dari proses yang telah kami lakukan sebelumnya, mulai dari identifikasi kerusakan, penyusunan metode pekerjaan, konsultasi teknis, hingga persiapan peralatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan dalam persiapan pekerjaan adalah proses pengadaan komponen yang membutuhkan waktu cukup lama. Hal tersebut disebabkan komponen yang mengalami kerusakan merupakan peralatan peninggalan Prancis yang telah berusia sekitar 40 tahun, sehingga diperlukan proses identifikasi spesifikasi dan produksi ulang agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Penyediaan alat memerlukan waktu yang cukup panjang karena kami harus mencari, mengidentifikasi, hingga memesan komponen dengan spesifikasi yang sesuai. Seluruh proses tersebut kami lakukan agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan aman,” tambahnya.
Direktur Utama berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berlangsung lancar sehingga pelayanan air bersih kepada pelanggan dapat kembali maksimal. Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, PDAM juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai potensi gangguan distribusi air bersih.
“Kami memohon pengertian pelanggan karena selama proses perbaikan berlangsung diperkirakan akan terjadi gangguan distribusi air selama kurang lebih satu minggu. Kami akan terus menyampaikan informasi secara berkala agar masyarakat dapat melakukan antisipasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Direktur Utama menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan tersebut.
“Alhamdulillah, berkat koordinasi lintas sektor kami mendapat dukungan dari berbagai pihak. Atas arahan Ibu Wali Kota, pekerjaan perbaikan pipa transmisi ini direncanakan mulai dilaksanakan pada Senin pekan depan. Kami berharap seluruh proses berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,” tutupnya.
Editor: Hasrul Tamrin











