/*
Breaking News
*/
KampusKonawe Raya

Bupati Konawe Utara Ikbar Raih Gelar Doktor Pada Ilmu Manajemen UHO dengan Predikat Cumlaude

61
×

Bupati Konawe Utara Ikbar Raih Gelar Doktor Pada Ilmu Manajemen UHO dengan Predikat Cumlaude

Sebarkan artikel ini
Dr (Can) H. Ikbar, SH., MH berpose dengan tim penguji sidang promosi doktor di Aula Pascasarjana UHO. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, berhasil meraih gelar doktor pada Program Studi S3 Ilmu Manajemen Universitas Halu Oleo (UHO) setelah melewati sidang ujian terbuka dihadapan 11 orang guru besar UHO dan pengunji kehormatan yang diselenggarakan di Aula Pascasarjana UHO, pada Kamis (9/7/2026).

Berdasarkan hasil ujian sidang yang disampaikan pimpinan sidang, Ikbar berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,82, masa studi 3 tahun 8 bulan dengan predikat cumlaude.

Kepada awak media usai menjalani sidang, Ikbar mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh tim penguji maupun pengurus dan tenaga dosen dari program doktor (S3) Ilmu Manajemen UHO yang telah membimbing hingga sampai pada pelaksanaan ujian promosi doktor ini.

“Mengenai sidang doktor hari ini yang telah saya paparkan tadi ini memang erat kaitannya dengan mengenai tugas saya selaku pemerintah dan selaku top leader yang ada di Kabupaten Konawe Utara,” ucapnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Peserta KKN Angkatan 48 Unsultra Edukasi Pelaku UMKM Pembuatan NIB

Ikbar menyatakan harapannya, semoga dengan gelar yang berhasil disandangnya ini dapat meningkatkan etos kerja, terus meningkatkan bagaimana efektivitas terkait masalah leadership atau kepemimpinan.

“Dalam organisasi pemerintahan itu tidaklah mudah tetapi bagaimana caranya kita mampu berkolaborasi baik dari masyarakat, instansi vertikal, maupun instansi lain, sehingga tidak harus membeda-bedakan tetapi secara tidak langsung menjadi tanggung jawab kita masing-masing dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.

Dalam pidato penutupnya, dia menegaskan bahwa capaian gelar doktor yang disandangnya saat ini bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bagian dari perjalanan hidup, pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Forum akademik ini menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan diperoleh melalui proses panjang yang membutuhkan doa, kesabaran, kerja keras, dan dukungan dari banyak pihak,” katanya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Bicara Kolaborasi Pemerintah dan Perguruan Tinggi Akselerasi Kemiskinan di Universitas Lakidende

Ia mengaku hadir dalam ujian terbuka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga doa keluarga, harapan masyarakat, dan amanah yang diembannya sebagai kepala daerah.

Ikbar mengenang masa kecilnya di Desa Andumowu, Kecamatan Lasolo, Konawe Utara. Lahir pada 17 Januari 1989 dan dibesarkan dalam lingkungan sederhana, ia mengaku banyak belajar tentang nilai kekeluargaan, kerja keras, dan kebersamaan.

“Dari lingkungan itulah tumbuh keyakinan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah,” beber Ikbar.

Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Negeri 1 Andumowu, kemudian berlanjut ke SMP Negeri 1 Lasolo dan SMA Negeri 1 Lasolo. Setelah meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Halu Oleo pada 2011, ia melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia Timur dan lulus pada 2022. Kini, ia menempuh tahap akhir pendidikan doktoral di almamaternya, Universitas Halu Oleo.

Baca Juga :  Budidaya Maggot dan Kelola Sampah, Alfamidi Dorong Warga Konawe Berdaya

Bagi Ikbar, pendidikan doktor memiliki makna strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan.

“Sebagai Bupati Konawe Utara periode 2025–2030, sekaligus mantan Ketua DPRD Konawe Utara periode 2019–2024, saya meyakini bahwa pemerintahan harus dijalankan berdasarkan ilmu pengetahuan, data, sistem yang baik, serta budaya organisasi yang sehat,” tegasnya.

Keyakinan tersebut mendorongnya meneliti tentang kepuasan kerja, perilaku organisasi, kepemimpinan efektif, dan kinerja organisasi pada aparatur Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Hasil penelitian itu diharapkan tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!