/*
Breaking News
*/
Muna

Dinas TPHP Muna Membuat Sawah Percontohan Dikantornya

553
×

Dinas TPHP Muna Membuat Sawah Percontohan Dikantornya

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas TPHP Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi saat memantau percetakan sawah depan kantornya, Foto : LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Setelah sukses membuat kebun percontohan Jagung Kuning, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Muna melakukan percetakan sawah di lahan depan kantor sebagai percontohan penanaman Padi.

Kepala Dinas TPHP Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi mengatakan, percetakan sawah di kantor ini merupakan bentuk menyukseskan program Bupati dan wakil Bupati Muna Bachrun Labuta dan La Ode Asrafil Ndoasa yang memfokuskan pembangunan pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dengan semboyang (Jati) yang berarti jagung, hortikultura, ternak dan ikan.

“Di sektor pertanian, tanaman komoditi unggulan yakni, Jagung dan Padi. Tanaman Padi karena linear dengan kebutuhan beras Kabupaten Muna yang lebih banyak dipasok dari luar daerah sebesar kurang lebih 95 persen. Di sisi lain, masih banyak petani Muna yang enggan menanam padi, makanya sawah percontohan di kantor ini dibuat sebagai contoh dan memberi semangat kepada petani kita,” kata Anwar di kantornya, Senin (7/7/2026).

Baca Juga :  Semarak Bulan Ramadan, BPN Muna Bagikan Lima Sertifikat Tanah Wakaf Masjid
Kepala Dinas TPHP Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi saat memantau percetakan sawah depan kantor. (Foto: LM Nur Alim/KR).

Anwar menerangkan, berdasarkan hasil penelitian jumlah konsumsi beras di Kabupaten Muna rata-rata sebesar 94,75 kg/kapita/tahun dengan data jumlah penduduk Kabupaten Muna tahun 2024 saja mencapai 231.980 jiwa dengan trend pertumbuhan penduduknya sebesar 0,69% pertahun, maka jika dilakukan perhitungan antara rata-rata konsumsi beras sebesar 94,75 kg perkapita pertahun, maka kebutuhan beras Kabupaten Muna sebesar 21.980.105 kg.

Sementara, lanjut Anwar, dari data produksi beras dalam daerah pada tahun 2023 sebesar 1.274.650 kg (5,8%) dan tahun 2024 sebesar 1.321.820 kg (6,01%).

Baca Juga :  Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Muna, Diikuti 61 Barisan Pawai Ta'aruf

“Berdasarkan kajian bahwa untuk swasembada pangan beras di Kabupaten Muna membutuhkan lahan pertanaman padi seluas sekitar 6.500 hektar dengan asumsi IP 200 dan rata-rata produksi 3.500 kg GKP/ha. Untuk mewujudkan ini diperlukan upaya khusus, mulai dari penyiapan lahan dan perlindungan lahan, penyiapan petani sampai dengan penyerapan hasil panen petani dengan harga yang mensejahterakan petani,” terangnya.

Dia menyampaikan, bahwa program cetak sawah Kabupaten Muna ditahun ini sesuai Survey, Investigasi dan Desain (SID) seluas 1.000 hektar lebih, dengan tantangan bukan hanya percetakan sawah secara fisik akan tetapi sumber daya manusia juga menjadi tantangan.

Baca Juga :  Pengacara Kepala Desa Napalakura Sebut Penyegelan Kantor Desa adalah Perbuatan Pidana

“Kalau tidak siap SDM-nya, biar bagus sawahnya tidak mungkin berhasil makanya, Dinas TPHP bukan hanya memberikan semangat, akan tetapi memberikan contoh kepada petani kita di Muna,” ungkapnya.

Anwar menuturkan, program cetak sawah didepan kantor juga bisa memberi contoh, bahwa menanam padi bukan hanya dipedesaan akan tetapi bisa dilakukan didalam kota dengan sistem pertanian modifikasi dengan menggunakan alas sehingga menggunakan air yang sedikit, kemudian menggunakan pupuk kompos limbah pertanian, sekam padi, arah, limbah jagung, dan limbah peternakan ayam petelur yang saat ini sedang proses fermentasi.

Selanjutnya, akan di mix dengan tanah yang telah digali dan kemudian dikembalikan lagi sebagai media tanam padi.

“Ini sebagai lahan percontohan dan media belajar bagi siapapun. Dengan sistem ini, bisa empat sampai lima kali tanam dalam setahun,” ujarnya.

 

 

Laporan: LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!