KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Bupati Muna Bachrun Labuta mendukung penuh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna yang akan melakukan program nasional pencangan sensus ekonomi 2026 di Kabupaten Muna.
Kepala BPS Muna Leman Jaya menyampaikan bahwa pencanangan sensus ekonomi ini akan dimulai besok 15 Juni -31 Agustus 2026. Untuk petugas sensus Kabupaten Muna terdiri dari 256 petugas sensus yang akan melakukan pendataan semua keluarga dan semua usaha di wilayah Kabupaten Muna.
“Ada 220 petugas lapangan dan ada 36 pemeriksa lapangan dengan slogan yang saat ini digaungkan, yakni 3 TIR, T berarti Terima Petugas sensus, I berarti Isi sensus ekonomi dengan benar dan R berarti rahasia data terjamin,” terang Leman Jaya.
Sementara Bupati Muna Bachrun Labuta dalam sambutannya mengatakan, data adalah pangkal dari kebijakan, tanpa data yang akurat semua perencanaan semua hanya angan-angan dan hasilnya akan berantakan.
“Sensus ekonomi yang akan dilakukan, bukan hanya kegiatan rutin 10 tahunan, ini potret denyut nadi lengkap daerah kita. Dengan program data yang lengkap, maka sudah sebagian keberhasilan diraih oleh karena itu, untuk semua yang hadir, untuk menyampaikan kepada keluarga, melayani petugas sensus ekonomi selama bertugas tiga bulan di Muna,” kata Bachrun saat membuka, tanda sensus ekonomi 2026 telah dimulai di Kabupaten Muna, Minggu (14/6/2026).
Dia menguraikan tiga hal penting yang harus diketahui dengan sensus ekonomi, pertama siapa pelaku ekonomi Muna, berapa banyak UMKM, bergerak disektor apa, dan dimana terkonsentrasi.
Kedua, dimana titik pertemuan baru, desa mana yang memiliki potensi yang besar tapi belum digarap, sektor mana yang sudah jenuh, dan mana yang masih bisa dikembangkan. Ini bekal daerah untuk menarik investor dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk generasi yang akan datang.
Dan yang Ketiga, untuk keadilan pembangunan. Kalau datanya lengkap maka alokasi anggaran pembangunan infrastruktur listrik, jalan, internet, bisa diarahkan ketempat yang paling butuh. Tidak ada desa yang terlupakan karena tidak masuk data.
“Untuk itu, saya meminta kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Muna dari tingkat OPD, para camat, lurah dan Kepala Desa sampai tingkat RT untuk mendukung penuh program sensus ekonomi ini,” ucap Bachrun dengan nada lantang dan tegas.
Dia menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar memberikan data yang sebenar-benarnya karena data yang akurat merupakan masa depan daerah.
“BPS Muna harus bekerja secara profesional, jaga integritas dan jadikan sensus ini sebagai pemicu semangat untuk suksesnya sensus ekonomi di Kabupaten Muna,” ucapnya.
“Dengan data yang akurat, kebijakan yang dihasilkan akan tepat, sehingga ekonomi daerah akan kuat,” sambungnya.
Laporan : LM Nur Alim











