KOLOMRAKYAT.COM: BOMBANA – Mencegah terjadinya Demam Berdarah (DBD) yang diakibatkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) 14.04.03 Kendari melakukan fogging di Kodim 1431/Bombana, Jumat (19/9/2025).
Selain di Makodim 1431/Bombana, Denkesyah 14.04.03 Kendari juga melakukan fogging di Koramil 1431-06 Rumbia dan Asrama Prajurit yang meliputi setiap ruangan, drainase dan kamar kecil yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para prajurit tidak terinfeksi virus menular melalui gigitan nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit DBD.
Pasiminkes Denkesyah 14.04.03 Kendari, Lettu Ckm dr.Idul Saputra S.I.P.,MH.Kes, menjelaskan pelaksanaan fogging ini merupakan bagian dari memastikan kondisi kesehatan prajurit tidak terinfeksi virus akibat gigitan Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
“Kegiatan ini merupakan upaya mencegah prajurit dari penyakit DBD, sehingga pelaksanaan fogging ini dapat membunuh jentik-jentik nyamuk untuk berkembang biak,” jelasnya.
Lettu Ckm dr.Idul Saputra, mengimbau kepada seluruh prajurit untuk melaksanakan budaya hidup sehat dengan melakukan 3M yakni menguras bak mandi dan tempat penampungan air secara rutin; menutup rapat tempat penyimpanan air; dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air.
“Lakukanlah 3M ini, sehingga tidak ada tempat bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak dan kita terhindar dari penyakit DBD,” jelasnya.
Kegiatan ini akan terus dilakukan di setiap satuan guna memastikan prajurit tidak terjangkit virus akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah (DBD).
Adapun ciri-ciri umum Demam Berdarah Dengue (DBD) meliputi demam tinggi mendadak, nyeri hebat di otot dan sendi (termasuk belakang mata), sakit kepala parah, mual, muntah, lesu, dan munculnya bintik-bintik merah pada kulit.
Editor: Hasrul Tamrin







