/*
Breaking News
*/
DPR & DPRD

Warga Desa Bangun Jaya dan Sekitarnya Suarakan Dukung Aktivitas Pertambangan PT TIS

23
×

Warga Desa Bangun Jaya dan Sekitarnya Suarakan Dukung Aktivitas Pertambangan PT TIS

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Ratusan masyarakat Desa Bangun Jaya dan masyarakat sekitarnya yaitu Desa Kalo-kalo, Mulunese, Polewali, Wangkolabu, dan Lakarama menggelar aksi damai di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara menyuarakan dukungan terhadap kehadiran dan aktivitas terhadap pertambangan PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS), Selasa (30/6/2026).

Masyarakat menilai kehadiran perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas industri, tetapi juga membawa dampak positif peluang baru bagi peningkatan infrastruktur dan ekonomi warga sekitar.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan sebagai respons atas adanya sorotan dari beberapa pihak yang sebelumnya menyampaikan sejumlah tudingan terkait aktivitas PT TIS, termasuk tudingan terhadap pembangunan Jetty perusahaan.

Warga menyebut informasi yang beredar tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi yang mereka alami di lapangan. Mereka menilai pembangunan Tersus PT TIS telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Perwakilan masyarakat Desa Bangun Jaya, Haslim, menegaskan bahwa pembangunan Terminal Khusus atau Jetty PT TIS telah memiliki dasar aturan dan tidak melanggar regulasi Tegasnya

Baca Juga :  Anggota DPR RI Bang Jay Kunjungan Dapil di Muna, Salurkan Bantuan Sembako Jemput Aspirasi Warga

“Kami menyatakan bahwa Terminal Khusus PT TIS telah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang mengatur tentang Terminal Khusus di wilayah Desa Bangun Jaya. Tidak ada aturan yang dilanggar,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

Menurut dia, kehadiran perusahaan justru membuka peluang kerja serta menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Masyarakat sangat merasakan dampak positif kehadiran perusahaan, mulai dari pekerja lokal, pedagang, hingga masyarakat pesisir.

“Kehadiran PT TIS di Desa Bangun Jaya sampai hari ini sangat membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Bangun Jaya,” tegasnya.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Bangun Jaya, kehadiran PT TIS juga membawa dampak positif bagi warga masyarakat sekitar lingkar perusahaan yang ada di Desa Lakarama, Kecamatan Towea.

“Kami masyarakat pesisir sangat mendukung penuh kehadiran perusahaan PT TIS ini karena sangat kami rasakan dampak kehadirannya, membuka lapangan kerja bagi kami yang sehari-hari menggantungkan hidup di laut,” kata salah satu perwakilan Desa Lakarama.

Baca Juga :  Caleg DPRD Sultra Hj Gunartin Gelar Pertemuan Bersama 2.000 Relawan dan Barisan Kerja Se- Kota Kendari

Selain membuka kesempatan lapangan kerja, warga mengungkapkan meskipun perusahaan ini belum sepenuhnya beroperasi dalam hal penjualan ore nikel tetapi sudah memberikan dampak positif, berupa perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas masjid, dan pemberian bantuan-bantuan sembakk kepada masyarakat.

“Perusahaan ini sudah banyak memberikan kita manfaat, mulai dari perbaikan jalan yang dulu sangat rusak parah sekarang sudah bagus dan bisa dilalui satu jam karena sudah diperbaiki oleh PT TIS, pemberian bantuan Sembako tiap enam bulan sekali dan ada juga pemberian sembako,” ucap Salfina, warga Desa Bangun Jaya.

Untuk itu, warga menyampaikan keberatan terhadap narasi yang menurut mereka terlalu cepat menggambarkan adanya persoalan lingkungan besar.

Masyarakat meminta agar setiap kritik terhadap aktivitas perusahaan disampaikan berdasarkan fakta dan hasil kajian yang jelas, bukan berdasarkan asumsi yang dapat menimbulkan keresahan.

“Kami menolak pihak-pihak yang datang membawa opini seolah telah terjadi kejahatan lingkungan. Jangan sampai masyarakat dibuat takut dengan informasi yang belum tentu sesuai kenyataan,” tutur warga.

Baca Juga :  Bupati Muna Barat Terpilih Ketua LBM, DPRD Muna Barat Akan Lakukan Hal Ini Untuk Budaya

Warga menegaskan, masyarakat sekitar tidak ingin terjadi perpecahan akibat perbedaan pandangan. Mereka berharap hubungan antara perusahaan dan masyarakat tetap berjalan harmonis dengan mengedepankan komunikasi serta keterbukaan.

Masyarakat juga meminta aparat penegak hukum ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak muncul konflik akibat isu yang berkembang.

Warga berharap seluruh pihak dapat melihat persoalan secara objektif dan mengedepankan kepentingan bersama.

“Kami ingin pembangunan berjalan, masyarakat mendapatkan manfaat, dan suasana di daerah tetap aman serta kondusif,” ujar warga.

Dukungan masyarakat lingkar tambang terhadap PT TIS menjadi gambaran bahwa kehadiran investasi di daerah tidak hanya dilihat dari sisi industri, tetapi juga dari harapan warga terhadap peluang ekonomi dan pembangunan wilayah.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!