KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya tenaga dosen terus diperkuat Universitas Halu Oleo melalui pengembangan kompetensi tenaga pengajar. Hal ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Pelatihan Applied Approach (AA) yang digelar oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) mulai 29 April hingga 4 Mei 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor I UHO, La Ode Santiaji Bande, dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat. Dalam pembukaan itu, ia didampingi Kepala LPMPP, Edward Ngii, serta Kepala Pusat Pengembangan Sistem Pembelajaran dan Kurikulum, Indriyani Nur.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menegaskan bahwa pelatihan Applied Approach memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme dosen sekaligus mendorong penguatan karier akademik.
Menurutnya, sertifikat AA tidak hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi merupakan prasyarat penting dalam proses Sertifikasi Dosen (Serdos) serta kenaikan jabatan fungsional.
“Pemenuhan sertifikasi ini berdampak langsung pada kesejahteraan dosen sekaligus menjadi bentuk pengakuan legal atas kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pelatihan AA dirancang tidak sekadar memenuhi kebutuhan formal, melainkan membekali dosen dengan kemampuan merekonstruksi kurikulum serta menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).
“Pendekatan ini dinilai penting agar proses pembelajaran tetap adaptif dan relevan dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja,” ucap Dosen Fakultas Pertanian UHO ini.
Dengan penguasaan kompetensi pedagogik tingkat lanjut, para dosen diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan berorientasi pada capaian. Upaya ini sekaligus menjadi langkah kolektif dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di lingkungan UHO.
“Peningkatan kualitas dosen akan bermuara pada penguatan nilai akreditasi institusi. Ini adalah investasi jangka panjang dalam membangun daya saing perguruan tinggi,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, UHO menegaskan posisinya sebagai institusi yang konsisten dalam mendorong peningkatan kualitas akademik secara berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini mampu melahirkan dosen-dosen profesional yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga adaptif terhadap tantangan pendidikan di era modern. (Adv)
Editor: Hasrul Tamrin











