/*
Breaking News
*/
Kampus

STIE Enam Enam Kendari Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Radboud University Belanda

134
×

STIE Enam Enam Kendari Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Radboud University Belanda

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Upaya Kampus STIE Enam Enam Kendari untuk memperluas jejaring akademik internasional terus menunjukkan perkembangan positif. Dalam rangkaian International Benchmarking Visit ke Eropa yang dipimpin LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, kampus tersebut melakukan kunjungan akademik ke Radboud University, Belanda, pada 13 Mei 2026.

Kunjungan ke salah satu universitas riset terbaik di Eropa itu menjadi momentum strategis bagi STIE Enam Enam Kendari untuk menjajaki peluang kerja sama internasional di bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, pengembangan akademik, hingga peningkatan kapasitas dosen.

Delegasi STIE Enam Enam Kendari dipimpin langsung Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abdul Azis Muthalib, S.E., M.S., bersama Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, S.T., M.M.

Rombongan diterima jajaran International Office Radboud University, di antaranya International Partnership Officer Dr. Elco van Noort, Head Education & Student Support sekaligus Head International Office Social Sciences Dr. Robin Kayser, Senior Internationalisation Officer Faculty of Science Dr. Hub Nijssen, serta akademisi asal Indonesia yang berkarier di kampus tersebut, Dr. Ary Samsura.

Dalam sambutannya, Dr. Elco van Noort menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi perguruan tinggi Indonesia dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Plt Rektor Cuti, Prof. Khairul Munadi Ditunjuk Kemendiksaintek jadi Plh Rektor UHO

“Kami menyambut baik kunjungan delegasi perguruan tinggi Indonesia ke Radboud University. Kemitraan internasional merupakan fondasi penting dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pertukaran pengetahuan yang memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya, dilansir dari siaran pers Humas STIE Enam-enam Kendari, Senin (8/6/2026).

Pada kesempatan itu, Radboud University memaparkan profil institusi, sistem pendidikan, budaya akademik, aktivitas penelitian, serta strategi internasionalisasi yang telah dikembangkan bersama berbagai perguruan tinggi dunia, termasuk Indonesia.

Sebagai salah satu universitas riset terkemuka di Belanda, Radboud University memiliki lebih dari 23 ribu mahasiswa, tujuh fakultas, dan 15 institut riset. Kampus ini juga telah menjalin hubungan akademik dengan Indonesia selama lebih dari enam dekade melalui berbagai program kerja sama di bidang manajemen, kesehatan, ilmu sosial, pengelolaan sumber daya air, hingga pertukaran akademik.

Diskusi yang berlangsung hangat membuka berbagai peluang kolaborasi antara kedua institusi. Beberapa program yang menjadi fokus pembahasan meliputi penelitian kolaboratif, konferensi internasional, student exchange, visiting scholar, pelatihan profesional, hingga workshop akademik.

Baca Juga :  STMIK Bina Bangsa Kendari Gelar Turnamen Voli dan Mobile Legend

Akademisi Indonesia di Radboud University, Dr. Ary Samsura, menjelaskan bahwa salah satu keunggulan utama kampus tersebut adalah integrasi kuat antara pendidikan dan penelitian. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam riset yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Abdul Azis Muthalib, menilai kunjungan tersebut memberikan banyak inspirasi sekaligus membuka peluang kemitraan yang menjanjikan bagi pengembangan institusi.

“Radboud University menyambut baik peluang kolaborasi akademik dengan STIE Enam Enam Kendari. Terdapat sejumlah bidang yang berpotensi dikembangkan bersama, mulai dari penelitian kolaboratif, pertukaran mahasiswa, visiting scholar, konferensi internasional, hingga pelatihan dan workshop akademik,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Enam Enam Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, menegaskan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi harus diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan dampak langsung bagi sivitas akademika.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kerja sama internasional menghasilkan manfaat yang konkret. Fokus kami adalah membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat dalam riset, pertukaran akademik, serta pengembangan kompetensi global guna memperkuat daya saing STIE Enam Enam Kendari di tingkat internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Sejumlah Dosen Perguruan Tinggi di Sultra Kumpul FGD Bahas RUU Kelautan

Dari hasil pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk memulai kolaborasi melalui berbagai program implementatif seperti seminar internasional, riset bersama, pertukaran akademik, visiting scholar, dan pelatihan profesional. Setelah program berjalan dan menunjukkan hasil yang positif, kerja sama formal melalui nota kesepahaman (MoU) akan menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat kemitraan jangka panjang.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi STIE Enam Enam Kendari untuk mempelajari praktik terbaik pengelolaan perguruan tinggi berstandar internasional, tetapi juga membuka jalan bagi hadirnya kolaborasi global yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semakin luasnya jejaring internasional yang dibangun, STIE Enam Enam Kendari optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia pendidikan dan dunia kerja di masa depan.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!