/*
Breaking News
*/
Kampus

UHO Kukuhkan 9 Profesor Baru, Perkuat Target 250 Guru Besar pada 2030

155
×

UHO Kukuhkan 9 Profesor Baru, Perkuat Target 250 Guru Besar pada 2030

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) terus memperkuat kapasitas akademik dan kualitas sumber daya manusia melalui penambahan guru besar. Terbaru, UHO mengukuhkan sembilan profesor baru dari empat fakultas, Jumat (11/9/2026), sehingga kini jumlah guru besar di perguruan tinggi negeri terbesar di Sulawesi Tenggara itu mencapai 170 orang.

Pencapaian ini menjadi langkah strategis UHO dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperkuat budaya riset, serta memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Sembilan profesor yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Pertanian sebanyak tiga orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tiga orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dua orang, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan satu orang.

Baca Juga :  Program PKM, Dosen dan Mahasiswa Hukum UHO Edukasi Masyarakat Desa Punggaluku Cegah Konflik Pertanahan

Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Hj. Rahayu M., M.P., dalam bidang Pengendalian Hama Terpadu; Prof. Dr. Weka Gusmiarty Abdullah, S.P., M.P., bidang Manajemen Risiko Agribisnis; dan Prof. Dr. Gusnawaty HS, S.P., M.P., bidang Pengendalian Penyakit Terpadu.

Selanjutnya, Prof. Dr. Rosliana Eso, S.Si., M.Si., bidang Kemagnetan Tanah dan Batuan; Prof. Dr. Nasriadi Dali, M.Si., bidang Kimia Sintesis Sensor Organik; Prof. Dr. H. La Aba, S.Si., M.Si., bidang Fisika Terapan; Prof. Dr. Ir. Yusnaini, D.E.A., bidang Ekofisiologi Reproduksi Ikan; Prof. Dr. Hj. Darnawati, S.Pd., M.Pd., bidang Teknologi Pembelajaran Sejarah; serta Prof. Dr. Jamiludin, M.Hum., bidang Sosiologi Pendidikan.

Baca Juga :  Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari Dinobatkan sebagai Top Saintis Dunia Tahun 2024

Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., menyampaikan ucapan selamat kepada para profesor yang dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa gelar guru besar bukan sekadar pencapaian karier akademik, melainkan amanah besar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, bertambahnya jumlah profesor harus sejalan dengan peningkatan kualitas penelitian, pengembangan inovasi, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi.

“Predikat Guru Besar hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya akademik dan menghasilkan karya-karya ilmiah berkualitas,” demikian pesan Rektor dalam sambutannya.

Baca Juga :  Anak Pembuat Bata di Muna Barat ke Kampus Top Dunia: 19 Kali Gagal, Anwar Akhirnya Raih LPDP Monash University

UHO juga menargetkan jumlah guru besar mencapai 200 hingga 250 orang sebelum 2030. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan bertambahnya profesor dari beragam disiplin ilmu, UHO diharapkan semakin mampu melahirkan riset inovatif, mencetak sumber daya manusia unggul, serta menghadirkan solusi ilmiah bagi berbagai tantangan pembangunan, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Pengukuhan sembilan profesor ini sekaligus menegaskan komitmen UHO untuk terus bertumbuh sebagai perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, inovatif, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!