/*
Breaking News
*/
Kampus

Prof. Takdir Saili Resmi Dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo Periode 2026 – 2030

141
×

Prof. Takdir Saili Resmi Dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo Periode 2026 – 2030

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Prof. Takdir Saili sebagai Rektor UHO periode 2026-2030 oleh Menteri. (Foto: Ist/KR)
Pelantikan Prof. Takdir Saili sebagai Rektor UHO periode 2026-2030 oleh Menteri. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: JAKARTA – Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si., resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., Selasa (20/10/2026).

Pelantikan ini menandai dimulainya amanah kepemimpinan Prof. Takdir Saili dalam mengarahkan penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Halu Oleo untuk empat tahun ke depan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Prof. Takdir Saili diangkat sebagai Rektor Universitas Halu Oleo sebagaimana yang tertuang dalam surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 231/M/K/2026 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Halu Oleo Periode Tahun 2026–2030, setelah ditetapkan sebagai pemenang dalam pemilihan Rektor UHO dengan perolehan suara terbanyak.

Keputusan tersebut menetapkan Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si., untuk mengemban jabatan Rektor Universitas Halu Oleo sejak tanggal pelantikan.

Dalam sumpahnya, Prof. Takdir Saili menyatakan kesediaan untuk menjalankan amanah jabatan dengan berlandaskan konstitusi, peraturan perundang-undangan, etika jabatan, dan tanggung jawab kepada bangsa serta negara.

Sumpah tersebut juga memuat komitmen untuk bekerja dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindari segala bentuk perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Takdir Saili atas pelantikannya sebagai Rektor Universitas Halu Oleo.

Menteri juga mengingatkan bahwa jabatan rektor bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang berkaitan erat dengan harapan mahasiswa, kepercayaan orang tua, pengembangan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan, serta kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.

Baca Juga :  Mahasiswa Peserta KKN Angkatan 48 Unsultra Edukasi Pelaku UMKM Pembuatan NIB

Menurut Brian Yuliarto, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung seluruh sivitas akademika untuk berkembang.

“Mahasiswa perlu memperoleh kesempatan belajar yang baik agar dapat mencapai cita-citanya, sementara dosen harus memiliki ruang yang memadai untuk mengembangkan kemampuan akademik, menghasilkan karya, dan melaksanakan penelitian,” ucapnya, dalam sambutannya.

Pada saat yang sama, lanjut Menteri, tenaga kependidikan perlu memperoleh penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan tinggi.

“Lingkungan kampus yang aman, terbuka, dan memberikan kesempatan secara adil juga menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan pendidikan tinggi yang dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk mahasiswa yang menghadapi keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Menteri selanjutnya menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Universitas Halu Oleo dan kebutuhan masyarakat. Sebagai perguruan tinggi yang berada di Sulawesi Tenggara, UHO diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung kemajuan daerah dan kawasan Indonesia Timur.

“Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan bagi mahasiswa, tetapi juga melalui kontribusi keilmuan, penelitian, inovasi, dan kerja sama yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” katanya.

Untuk mewujudkan peran tersebut, Brian Yuliarto mendorong keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa dalam membangun kerja sama dengan masyarakat, pemerintah daerah, industri, dan dunia usaha.

Kolaborasi antarpemangku kepentingan dinilainya penting agar kegiatan akademik tidak berjalan terpisah dari persoalan dan potensi yang berkembang di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Pilrek UHO Mengerucut Tiga Besar: Prof Ida Usman, Herman dan Takdir Saili Bersaing Perebutkan Suara Menteri

Perguruan tinggi perlu membuka ruang dialog, mendengarkan kebutuhan masyarakat, serta membangun kemitraan yang memungkinkan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian dimanfaatkan secara lebih luas.

“Melalui pendekatan tersebut, kampus dapat memperkuat relevansi pendidikan dan penelitian sekaligus mendorong terciptanya manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya lagi.

Dalam sambutannya, Menteri juga menyoroti potensi daerah sebagai sumber pembelajaran dan penelitian yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan. Potensi tersebut dapat menjadi landasan bagi sivitas akademika untuk menghasilkan kajian, inovasi, dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan tidak berhenti pada lingkup akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat, membuka peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan di lingkungan kampus maupun wilayah sekitarnya.

Penekanan tersebut menempatkan perguruan tinggi sebagai salah satu unsur penting dalam menghubungkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan pembangunan.

Arah tersebut sejalan dengan semangat Dikti Saintek Berdampak, yang ditekankan Menteri sebagai upaya memastikan ilmu pengetahuan dan inovasi membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam kerangka ini, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas akademik di dalam kampus, tetapi juga dengan kemampuan menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang relevan dengan persoalan kehidupan. Karena itu, penguatan pendidikan, penelitian, dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting agar hasil kerja perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Menteri turut mengingatkan bahwa perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut perguruan tinggi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan. Mahasiswa perlu dibekali kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan bekerja sama agar mampu merespons tantangan yang terus berkembang.

Baca Juga :  Keluarga Besar Mahasiswa UHO Dukung Hasil Pilrek, Minta Prof Armid Selesaikan Masalah Kampus

Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan daerahnya. Dalam konteks ini, perguruan tinggi diharapkan mampu membangun proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi perubahan dan bekerja bersama pihak lain.

Lebih lanjut, Brian Yuliarto menegaskan pentingnya kepemimpinan perguruan tinggi yang berintegritas, merangkul seluruh pihak, dan terbuka terhadap aspirasi warga kampus. Ia mengingatkan bahwa kemajuan universitas harus dibangun melalui kebersamaan serta kerja kolektif seluruh unsur yang ada di dalamnya.

“Pimpinan perguruan tinggi diharapkan mampu mendengarkan pandangan sivitas akademika, membangun komunikasi yang baik, dan menjaga suasana akademik yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Menurutnya, kampus bukanlah arena kontestasi politik, melainkan ruang bersama untuk memperkuat kegiatan akademik, penelitian, dan inovasi demi kemajuan pendidikan tinggi.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan rektor tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan seluruh keluarga besar Universitas Halu Oleo. Pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta para mitra memiliki peran masing-masing dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pengembangan institusi.

Dengan membangun kebersamaan dan memperkuat kolaborasi, universitas diharapkan mampu menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara lebih relevan dengan kebutuhan daerah. (Adv)

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!