KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis hasil surveinya yang dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 20 September 2024, disalah satu hotel si Kendari, pada Rabu, 2 Oktober 2024.
Charta Politika Indonesia, mencatat berdasarkan survei yang dilakukan dari 1.200 responden yang menjadi sampel dengan metode multistage random sampling di seluruh kabupaten dan kota se- Sultra, kepuasan masyarakat atau publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi dan K.H. Ma’ruf Amin tergolong baik, berada pada angka 82,9℅ yang menyatakan sangat puas dan cukup puas.
Sementara itu, hasil survei Charta Politika pada tingkat kepuasan masyarakat atau publik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masih tergolong baik, dengan angka 75,9%.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mengungkapkan hasil survei yang dilakukan pada tingkat kepuasan kinerja pusat sebanyak 16,3 % menyatakan sangat puas, 66,9 % cukup puas, 12,5 kurang puas, dan 1,9 menyatakan tidak puas sama sekali. Sedangkan penilaian publik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 6,3 % menyatakan sangatpuas; 69,6% menyatakan cukup puas; 18,8 menyatakan kurang puas; dan sebanyak 1,9 % menyatakan tidak puas sama sekali.
“Artinya jika dibandingkan antara kinerja pemerintah pusat dan provinsi, orang lebih puas terhadap kinerja pemerintah pusat daripada pemerintah provinsi. Apakah ini terjadi pada era kepemimpinan Alimazi atau pemerintahan saat ini yaitu Pj Gubernur karena masyarakat ada diantara keduanya. Tetapi, saya simpulkan biasanya ketika kepuasan masyarakat lebih tinggi pusat dibandingkan daerah, berarti nuansanta masyarakat mengingatkan pemimpin baru yang bisa membawa perubahan,” kata Yunarto Wijaya, Rabu (2 Oktober 2024), kemarin.
Yunarto menyebutkan, selain kebutuhan pokok yang mahal, persoalan paling pokok yang dihadapi masyarakat di daerah adalah susah mencari lapangan kerja, infrastruktur jalan yang tidak memadai, biaya berobat atau kesehatan mahal, dan harga komoditas pertanian, serta hal lainnya.
“Rata-rata responden menyebutkan puas terhadap kinerja pemerintah pusat karena bansos (bantuan sosial), apalagi kita tahu dalam setahun terakhir bansos naik angkanya. Jadi kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi itu adalah karena bansos,” jelasnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











