/*
Breaking News
*/
Ragam

Sediakan 1.228 Dulang, Silaturahmi Akbar KKMM Sultra Cetak Rekor Dunia MURI

24
×

Sediakan 1.228 Dulang, Silaturahmi Akbar KKMM Sultra Cetak Rekor Dunia MURI

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara mencatat sejarah baru. Kegiatan yang digelar di kawasan Tugu Eks MTQ Kendari, Minggu (19/7/2026), berhasil menyediakan 1.228 dulang dan resmi ditetapkan sebagai Rekor Dunia MURI.

Penghargaan tersebut diumumkan langsung oleh Senior Manajer Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Triyono, usai melakukan proses verifikasi di lokasi kegiatan.

Triyono mengungkapkan, berdasarkan hasil verifikasi tim MURI, jumlah dulang yang tersaji mencapai 1.228 dulang. Jumlah tersebut melebihi target awal panitia dari 1.200 dulang, MURI menilai pelaksanaan kegiatan memiliki nilai budaya yang luar biasa sehingga layak dicatat sebagai Rekor Dunia.

“Setelah melihat jalannya acara, dengan mohon maaf, MURI tidak bisa memberikan kegiatan ini dicatat sebagai rekor Indonesia, tetapi akan memberikan dan mencatat kegiatan hari ini sebagai rekor dunia,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ramadan Berbagi Berkah, PT BPR Bahteramas Bombana Hadirkan Kepedulian untuk Masyarakat

Menurutnya, tradisi dulang bukan sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan doa yang diwariskan turun-temurun oleh masyarakat Muna.

“Di tengah kehidupan modern, banyak orang berlomba mengumpulkan pengikut di media sosial dan memperluas koneksi internet, tetapi sering kali melupakan hubungan dengan keluarga. Kegiatan ini mengajarkan bahwa kebersamaan adalah nilai yang sangat berharga. Dulang bukan hanya tempat makanan, tetapi juga wadah doa dan rasa syukur,” ujar Triyono.

Ia berharap pencapaian tersebut semakin memotivasi masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  KKMM Sultra Hadirkan Festival Budaya Muna di Kendari, Ada Perkelahian Kuda dan Ribuan Makanan Tradisional

“Selama budaya daerah terus dijaga dan masyarakat tetap memegang teguh nilai-nilai budayanya, Indonesia akan berdiri kokoh menuju kemajuan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM), La Ode Darwin, mengatakan pencatatan rekor MURI menjadi bagian dari komitmen KKMM dalam melestarikan budaya Muna agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Menurut Darwin, generasi muda harus terus diperkenalkan dengan budaya leluhurnya agar tidak kehilangan identitas sebagai masyarakat Wuna. Nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu merupakan modal sosial penting dalam membangun masa depan.

“Budaya adalah jati diri. Melalui Silaturahmi Akbar ini, kami ingin mempertemukan seluruh keluarga besar Muna, memperkuat persaudaraan, sekaligus memastikan warisan adat tetap lestari. Semangat Kawunaha harus menjadi energi bagi masyarakat Muna untuk berkontribusi bagi daerah, bangsa, dan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga :  Bidang Humas Polda Sultra Gelar Donor Darah Serentak Rayakan Hari Jadi Humas Polri ke-73

Darwin menambahkan, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi masyarakat Muna di Sulawesi Tenggara sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya Wuna kepada generasi muda.

“Anak-anak kita harus mengenal akar budayanya. Jangan sampai mereka lebih mengenal budaya luar sementara tradisi yang kita miliki perlahan terlupakan. Menjaga budaya adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!