Politik

Rajiun Tumada Dinilai sebagai Pemimpin Disiplin, Tegas, dan Pengayom

298
×

Rajiun Tumada Dinilai sebagai Pemimpin Disiplin, Tegas, dan Pengayom

Sebarkan artikel ini
Sirajuddin Haq, menyampaikan orasi politiknya pada saat kampanye dialogis Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan di Desa Wasolangka, Kecamatan Parigi, Selasa (08/10/2024). (Foto: Taohae/KR)
Sirajuddin Haq, menyampaikan orasi politiknya pada saat kampanye dialogis Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan di Desa Wasolangka, Kecamatan Parigi, Selasa (08/10/2024). (Foto: Taohae/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Sirajuddin Haq, salah satu tokoh Pemuda Kabupaten Muna, mengungkapkan dukungan penuhnya kepada pasangan calon nomor urut dua pada Pilkada Muna 2024, yaitu pasangan Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam kampanye yang digelar di Desa Wasolangka, Kecamatan Parigi, Selasa (08/10/2024).

Dalam orasinya, Sirajuddin menekankan pentingnya seorang pemimpin yang memahami kondisi wilayah. Bagaimana mungkin seorang pemimpin bisa membangun dan memimpin, jika nama-nama desa atau wilayah saja tidak dihafal dengan baik.

Baca Juga :  Raih Suara Terbanyak, Caleg DPR RI Dapil Sultra Jaelani Tampil Mengejutkan di Pemilu 2024

“Rajiun adalah satu-satunya calon bupati yang hafal nama-nama desa di Muna. Bagaimana bisa peduli dengan rakyat, jika bahkan nama desa saja tidak diketahui? Ini adalah logika sederhana,” katanya, saat orasi politik di kampanye itu.

Sirajuddin mengungkapkan pengalaman pribadinya, jika Rajiun Tumada itu merupakan calon pemimpin yang tegas, disiplin, dan pengayom.

“Saya pernah menentang Rajiun, namun setelah bertemu dan berdiskusi, saya melihat beliau sebagai sosok yang disiplin, tegas, dan pengayom. Oleh karena itu, saya mengajak semua warga untuk bersama-sama mendukung Rajiun menjadi Bupati Muna periode 2024-2029,” ajakannya.

Baca Juga :  Leni Adriani Surunuddin Resmi Daftar Calon DPD RI, Siap Perjuangkan Aspirasi Perempuan dan Generasi Muda

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut pada intimidasi dan tekanan dari pihak manapun.

“Kita bukan penakut, kita adalah pejuang. Kita berjuang untuk memenangkan Rajiun menjadi Bupati Muna,” tegas Sirajuddin.

Diakhir orasinya, Sirajuddin, mengingatkan kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk tidak melakukan intervensi politik dan menekan masyarakat.

“Saya tegaskan, jangan coba-coba memainkan politik dan menekan masyarakat untuk mendukung salah satu pasangan calon. Ingat, ada undang-undang pemilu dan undang-undang desa yang mengatur hal ini. Ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi, baik pidana pemilu maupun pemberhentian dari jabatan kepala desa,” tegasnya.

Baca Juga :  DPP Golkar Ancam PAW Kader di Fraksi DPRD yang Dukung Paslon Lain di Pilwalkot Kendari

 

 

 

 

Laporan: Taohae
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!