KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kabar positif datang dari perekonomian Kota Kendari. Pertumbuhan ekonomi daerah ini pada Triwulan I tercatat mencapai 7,78 persen, sekaligus menempatkan Kota Kendari di posisi ketiga sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.
Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, berdasarkan hasil ekspos Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar pada Senin lalu.
Siska mengatakan, angka pertumbuhan ekonomi sebesar 7,78 persen tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil kerja pemerintah, melainkan buah dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk masyarakat dan distributor.
“Pertumbuhan ekonomi Triwulan I Kota Kendari berhasil menduduki posisi nomor tiga se-Indonesia. Ini melalui ekspos dari Kemendagri saat rapat TPID hari Senin kemarin. Kota Kendari mencapai 7,78 persen, urutan ketiga kota se-Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi,” ujar Siska, saat dikonfirmasi awak media usai membuka rapat koordinasi Pemkot Kendari bersama Distributor Pangan di Kendari, Rabu (9/9/2026).
Ia menilai, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, termasuk koordinasi pemerintah dengan distributor serta menjaga keterjangkauan harga kebutuhan masyarakat.
“Ini kita patut syukuri karena bukan kerja pemerintah, tapi kerja kita semua. Kerja masyarakat, kerja distributor karena mampu kita jaga dan kita koordinasikan sampai hari ini,” katanya.
Menurut Siska, pertumbuhan ekonomi yang tinggi mencerminkan semakin aktifnya perputaran ekonomi di Kota Kendari. Kondisi tersebut dapat dilihat dari sejumlah indikator, mulai dari aktivitas perdagangan di pasar, daya beli dan keterjangkauan harga bagi masyarakat, perkembangan UMKM hingga peningkatan investasi.
“Kalau bicara pertumbuhan ekonomi berarti perputaran ekonomi yang ada di sini. Mulai dari harga yang ada di pasar-pasar, keterjangkauan masyarakat, kemudian peningkatan UMKM dan investasi,” jelasnya.
Siska menegaskan, capaian tersebut sekaligus menjadi pemacu semangat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kota Kendari.
“Ini menjadi pemicu semangat pemerintah dan semangat masyarakat. Berarti secara langsung kesejahteraan kita tumbuh dan naik,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dan distributor terus diperkuat sehingga pertumbuhan ekonomi Kota Kendari dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada periode berikutnya.
Siska juga menekankan pentingnya berbagai kegiatan pengendalian ekonomi dan penguatan sektor usaha untuk menjaga citra positif Kota Kendari.
“Penting kegiatan yang kita lakukan agar Kota Kendari ini namanya harum terus dan masyarakatnya sejahtera terus,” pungkasnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











