KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pelantikan pengurus DPD I dan DPD II Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang sebelumnya dijadwalkan pada 5 September 2026 sempat tertunda, kini direncanakan ulang digelar pada 19 September 2026 di Kabupaten Kolaka, menunggu kehadiran langsung ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia.
Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, La Ode Darwin, mengatakan perubahan jadwal pelantikan itu tidak berkaitan dengan persoalan kepengurusan partai maupun adanya cacat administrasi dalam struktur organisasi partai.
Menurutnya, penundaan sebelumnya semata-mata dilakukan karena Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, berhalangan hadir akibat agenda kunjungan ke luar negeri mendampingi Presiden.
“Jadi penundaan yang kemarin itu karena memang Pak Ketua Umum kita lagi ada halangan dan lagi ada kunjungan ke luar negeri mendampingi Bapak Presiden, sehingga kami kembali jadwalkan pada tanggal 19 September 2016 ini,” kata La Ode Darwin, saat dikonfirmasi awak media di Kendari, Kamis (10/9/2026).
Ia menjelaskan, pelantikan nantinya akan mencakup kepengurusan DPD Partai Golkar tingkat provinsi serta 15 DPD kabupaten/kota yang telah melalui proses musyawarah daerah.
“Yang sudah Musda itu ada 15 kabupaten dan kota, minus Konawe dan Buton Utara karena sesuatu dan lain hal,” ujarnya.
La Ode Darwin menyebut meskipun pihaknya telah menjadwalkan ulang pelantikan pada 19 September 2026. Namun, agenda tersebut masih menunggu finalisasi jadwal dari Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Meski demikian, berdasarkan komunikasi terakhir yang diterima DPD Golkar Sultra, Bahlil Lahadalia dipastikan akan hadir langsung untuk melantik kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Sultra.
“Konfirmasi terakhir yang kami terima beliau akan hadir langsung untuk melantik pengurus DPD Provinsi Golkar Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Pelaksanaan pelantikan di Kabupaten Kolaka diharapkan menjadi momentum konsolidasi bagi Partai Golkar di Sultra, khususnya setelah rangkaian musyawarah di tingkat kabupaten/kota selesai dilaksanakan.
La Ode Darwin menegaskan, perubahan jadwal tersebut tidak berkaitan dengan persoalan lain, penundaan semata hanya disebabkan penyesuaian agenda Ketua Umum DPP Partai Golkar.
Dengan jadwal baru tersebut, Golkar Sultra kini menunggu kepastian akhir agenda dari DPP sebelum pelaksanaan pelantikan pada 19 September mendatang.
Laporan: Hasrul Tamrin











