Ragam

Lembaga Budaya Muna Gelar Mubes Ke- V, Momentum Persatuan Kebangkitan dan Pelestarian Budaya

15
×

Lembaga Budaya Muna Gelar Mubes Ke- V, Momentum Persatuan Kebangkitan dan Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
(Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Lembaga Budaya Muna (LBM) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke V yang digelar di salah satu hotel di Kendari, Senin (18/5/2026). Agenda ininmenjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat Muna sekaligus menjaga eksistensi budaya di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai tokoh masyarakat Muna, pengurus LBM, tokoh pemuda, hingga kepala daerah asal Muna dan Muna Barat. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan mewarnai jalannya pembukaan musyawarah yang akan menentukan kepemimpinan baru LBM.

Ketua Panitia Mubes V LBM, Hendrawan Sumus Gia, mengatakan pelaksanaan musyawarah kali ini dirancang menjadi forum besar yang tidak hanya memilih ketua baru, tetapi juga memperkuat kontribusi masyarakat Muna bagi daerah dan bangsa.

“Setelah pembukaan ini kita akan melaksanakan sidang-sidang musyawarah. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sehat, dan tetap menjaga persatuan kita ke depan agar bisa bekerja dengan baik serta berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Sulawesi Tenggara dan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Bang Jay Beri Penghargaan Tim Tri Lomba Juang SMAN 1 Loghia HUT Kemerdekaan

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat LBM yang juga Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menegaskan kehadirannya bersama Bupati Muna merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kerukunan masyarakat Muna di mana pun berada.

Menurutnya, masyarakat Muna merupakan kelompok besar yang memiliki kekuatan sosial, budaya, dan sumber daya manusia yang sangat potensial di Sulawesi Tenggara.

“Kami hadir di sini menunjukkan bahwa kami mendukung setiap kegiatan masyarakat Muna, baik di Kota Kendari maupun di daerah lainnya. Orang Muna ini adalah masyarakat besar dan kuat. Banyak yang bekerja keras di berbagai sektor, mulai dari buruh pelabuhan, tukang, hingga pejabat pemerintahan,” katanya.

La Ode Darwin juga mengajak seluruh masyarakat Muna untuk mulai meninggalkan konflik internal dan fokus membangun persatuan demi kemajuan bersama.

Baca Juga :  Ika Alumni SPP/SPMA Wawotobi Sultra Perkuat Silaturahmi Ramadan, Berbagi Kepedulian di Ponpes Tahfidz Akhlakul Quran

“Sudah saatnya orang Muna bangkit dan bersatu dalam segala hal. Jangan lagi kita mudah dipecah hanya karena perbedaan kepentingan ataupun argumentasi. Kalau kita bersatu, tidak ada yang bisa menggoyahkan kekuatan kita,” tegasnya.

Dalam pidatonya, ia turut menyoroti banyaknya tokoh dan kader potensial asal Muna yang kini berkiprah di tingkat nasional maupun daerah, mulai dari anggota DPR RI, DPD RI, pimpinan partai politik, hingga pejabat di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, kondisi itu membuktikan bahwa masyarakat Muna memiliki kualitas dan kemampuan besar untuk bersaing di berbagai bidang.

La Ode Darwin juga mengingatkan agar kegiatan-kegiatan masyarakat Muna tidak selalu dikaitkan dengan kepentingan politik praktis. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan tugas memimpin Kabupaten Muna Barat.

“Kita jangan selalu mengaitkan setiap kegiatan dengan politik. Fokus kami hari ini adalah membangun daerah dan memperkuat persatuan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Semarakkan HUT RI Ke-80, Warga RT 24 BTN Mekar Asri Peringati Dengan Lomba Porseni Libatkan Anak-anak

Selain menyerukan persatuan, ia juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian budaya Muna yang dinilai mulai mengalami penurunan, terutama penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda.

“Sekarang ini kita sudah jarang menggunakan bahasa Muna ketika bertemu sesama orang Muna. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Budaya kita sangat lengkap dan luar biasa, sehingga harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” katanya.

Ia berharap Mubes V LBM mampu melahirkan kepengurusan baru yang amanah dan mampu menjadi perekat seluruh masyarakat Muna, sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat modern.

“Siapapun yang terpilih nanti, saya berharap bisa menyatukan kekuatan masyarakat Muna, menjaga budaya kita, dan menjadikan LBM sebagai wadah untuk saling membantu serta memperkuat solidaritas sesama masyarakat Muna,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!