KOLOMRAKYAT.COM: BUTENG – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra), Jaelani, secara resmi membuka kegiatan Pendidikan Kader Loyalis yang digelar di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Jumat (6/3/2025).
Kegiatan yang diikuti ratusan kader PKB dari berbagai kecamatan se- Kabupaten Buton Tengah tersebut berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penguatan kapasitas kader sekaligus konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam arahan strategisnya, Jaelani yang akrab disapa Bang Jay menekankan pentingnya konsep “Politik Kehadiran” sebagai fondasi utama perjuangan kader PKB dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, loyalitas seorang kader tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap aturan organisasi, tetapi lebih jauh dari sejauh mana mereka hadir dan memberikan solusi nyata di tengah kesulitan masyarakat.
“Loyalitas kader bukan sekadar administratif, tetapi bagaimana kita benar-benar hadir di tengah masyarakat dan mampu memberi solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujar Jaelani, dalam keterangnya.

Anggota Komisi IV DPR RI itu mengingatkan bahwa politik kerap kali terjebak pada orientasi angka-angka elektoral semata. Padahal, bagi kader yang memiliki komitmen perjuangan, politik harus dimaknai sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat.
“Politik bukan hanya datang saat butuh suara lalu menghilang setelah terpilih. Politik kehadiran berarti memastikan rakyat tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan. Kader harus menjadi telinga dan tangan bagi aspirasi warga,” tegasnya.
Dalam kegiatan pendidikan kader tersebut, para peserta juga dibekali sejumlah nilai inti yang harus diimplementasikan dalam aktivitas politik di lapangan. Di antaranya, sikap responsif terhadap persoalan lokal, aktif mendampingi masyarakat dalam mengakses hak-hak dasar seperti layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial.
Selain itu, kader juga didorong untuk membangun jejaring yang kuat berbasis kepercayaan masyarakat, bukan sekadar hubungan transaksional.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Buton Tengah, Mutalib, mengatakan bahwa kegiatan pendidikan kader ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur partai hingga ke level akar rumput (grassroots).
Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir kader-kader yang tidak hanya militan secara organisasi, tetapi juga memiliki integritas serta kepedulian sosial yang tinggi.
“Kami ingin mencetak kader yang memiliki hati untuk melayani masyarakat. Jika hati sudah terpanggil, maka loyalitas kepada partai dan rakyat akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.
Kegiatan Pendidikan Kader Loyalis PKB di Buton Tengah tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan simulasi advokasi lapangan, yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kader dalam menjalankan peran mereka di tengah masyarakat.
Editor: Hasrul Tamrin











