KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (Diklat PKN) sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan manajemen pemerintahan.
Diklat yang berlangsung selama beberapa hari ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Tenggara, dan diikuti oleh kepala dinas serta pejabat strategis lainnya lingkup Pemkot Kendari.
Salah satu agenda utama dalam Diklat PKN ini adalah presentasi inovasi dari setiap pejabat terkait upaya peningkatan pelayanan publik dan pengelolaan tata kelola pemerintahan. Setiap peserta diharuskan mempresentasikan gagasan atau program inovatif yang diharapkan dapat diimplementasikan di organisasi masing-masing.
Diklat PKN ini diikuti oleh Asisten III Pemerintah Kota Kendari, Makmur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kota Kendari, Paminudin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Fadlil Suparman, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bahteramas BPSDM Provinsi Sultra, Sabtu (05/10/2024).
Sebagai mentor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala, mengapresiasi para pejabat Pemkot Kendari yang telah memaparkan inovasi dan ide dalam pelatihan kepemimpinan nasional ini.
“Kami berharap inovasi-inovasi ini tidak berhenti sampai di sini, kami berharap inovasi ini bisa menjadi role model,” jelasnya.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Coaching Clinic Center ASN untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah yang profesional dan berintegritas. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta pengembangan manajemen kinerja ASN.
Selain itu, inovasi lainnya seperti SISAKU (Siasati Sampah Kita Jadi Uang) dan SI-INDAH (Sinergis Pengendalian Inflasi Daerah) juga dipresentasikan. SISAKU bertujuan untuk mengelola sampah menjadi sumber pendapatan, sementara SI-INDAH bertujuan untuk melaksanakan pengendalian inflasi daerah di Kota Kendari serta memastikan akses pangan terjangkau di setiap lapisan masyarakat.
Editor: Hasrul Tamrin











