/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Perdagangan Sarang Burung Walet Asal Sultra Mencapai 11,3 Miliar di Pasar Domestik Pada Bulan Kemerdekaan

17
×

Perdagangan Sarang Burung Walet Asal Sultra Mencapai 11,3 Miliar di Pasar Domestik Pada Bulan Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Aktivitas lalu lintas Sarang Burung Walet (SBW) asal Sulawesi Tenggara terus menunjukkan geliat positif. Sepanjang Agustus 2026, Balai Karantina Sulawesi Tenggara telah melakukan pengawasan terhadap 47 kali pengiriman SBW dengan total volume mencapai 2.260,4 kilogram dengan nilai ekonomi diperkirakan sebesar 11,3 miliar rupiah.

Terbaru, petugas Karantina Sulawesi Tenggara kembali melakukan pemeriksaan fisik terhadap SBW sebanyak 44 kilogram yang akan dikirim dengan tujuan Medan dan Sumatera Utara. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan komoditas yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan karantina dan sesuai dengan dokumen pengiriman.

Baca Juga :  Gubernur Andi Sumangerukka Dorong Akselerasi Pembangunan Sultra: Kolaborasi dan Pemerataan 2027

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik, jenis, serta jumlah SBW dan mencocokkannya dengan dokumen yang menyertai pengiriman. Langkah ini merupakan bagian dari tindakan karantina untuk memastikan komoditas hewan yang dilalulintaskan dalam kondisi baik dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Karantina Sulawesi Tenggara, drh. Nichlah Rifqiyah, M.Sc, menyampaikan bahwa tingginya lalu lintas SBW menunjukkan komoditas tersebut memiliki potensi ekonomi yang cukup besar bagi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Adakan Pengukuran Kompetensi Digital ASN Pada 26 Agustus, Kominfo Matangkan Persiapan

“Sepanjang bulan Agustus, volume perdagangan SBW Sultra mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan bulan Juli. Adapun tujuan utama perdagangan SBW Sultra saat ini masih dalam skala domestik, di antaranya menuju Medan, Jakarta, Surabaya, dan Semarang,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Rabu (26/8/2026).

Dia menyampaikan, SBW Sultra merupakan komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi ekonomi dan pasar yang terus berkembang. Karantina Sulawesi Tenggara hadir untuk memastikan setiap lalu lintas komoditas berlangsung sesuai prosedur, sekaligus memberikan jaminan terhadap aspek kesehatan dan keamanan komoditas.

Baca Juga :  PPS Kendari Sosialisasikan PIT di PPI Torobulu

“Melalui pengawasan yang konsisten, Karantina Sulawesi Tenggara terus berkomitmen mendukung kelancaran lalu lintas komoditas SBW dari Sulawesi Tenggara ke berbagai daerah di Indonesia,” imbuhnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!