/*
Breaking News
*/
Muna

Di HUT Muna ke-67, Bupati Muna Melaunching Taxi Alsintan Buat Petani Produktif

419
×

Di HUT Muna ke-67, Bupati Muna Melaunching Taxi Alsintan Buat Petani Produktif

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Bachrun Labuta Melaunching Taxi Alsintan didampingi oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil dan Sekda Muna Eddy Uga dilapangan upacara kantor Bupati Muna, Foto : LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Di Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna yang ke-67 tahun, Bupati Muna Bachrun Labuta Melaunching Taxi Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk membantu produktivitas lahan pertanian petani, Sabtu (4 Juli 2026).

Bupati Muna Bachrun Labuta Melaunching Taxi Alsintan didampingi oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil dan Sekda Muna Eddy Uga dilapangan upacara kantor Bupati Muna.

Di sektor Pertanian bukan hanya menyangkut urusan produksi pangan, tetapi juga menyangkut kehidupan, menyangkut penghasilan, dan menyangkut kesejahteraan sebagian besar masyarakat Muna. Karena itu, pembangunan pertanian harus terus menjadi prioritas, baik melalui kegiatan budidaya komoditas, penggunaan sarana – prasarana, peningkatan kapasitas petani, pembenahan kelembagaan, penguatan pemasaran maupun hilirisasinya dengan menerapkan teknologi dan mekanisasi pertanian.

Sebagai orang nomor satu di bumi sowite, Bachrun menyadari bahwa tantangan pertanian saat ini tidak ringan. Di lapangan, petani masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan alat dan mesin pertanian, tingginya biaya olah lahan, keterlambatan tanam akibat minimnya sarana, keterbatasan tenaga kerja serta belum meratanya akses petani terhadap layanan mekanisasi.

Baca Juga :  Empat Kepala Desa Hasil Pergantian Antar Waktu Dilantik Bupati Muna

“Jika persoalan-persoalan ini tidak kita jawab dengan baik, maka produktifitas pertanian akan sulit meningkat, efisiensi usahatani tidak tercapai dan kesejahteraan petani akan bergerak lambat. Karena itu, Saya memandang sangat tepat apabila dalam momentum perayaan HUT Kabupaten Muna tahun ini, kita tidak hanya berhenti pada seremoni tetapi juga menghadirkan langkah nyata pembangunan melalui Launching Taksi Alsintan, dengan motto Layanan Inklusif,” kata Bachrun dalam keterangan persnya.

Dia menerangkan, layanan inklusif yang dimaksudkan adalah sistem pengelolaan dan distribusi teknologi pertanian yang dirancang agar bisa diakses secara adil, cepat, mudah, dan terjangkau oleh seluruh lapisan petani.

“Layanan ini bertujuan mematahkan hambatan dimana teknologi modern biasanya hanya bisa dinikmati oleh petani besar atau pemilik modal kuat dan kelompok tertentu. Olehnya itu, melalui prinsip inklusivitas serta penyesuaian alat dan mesin pertanian berdasarkan kondisi wilayah, maka petani kecil hingga wilayah pelosok mendapatkan kesempatan yang sama untuk mekanisasi lahannya,” terang Bachrun.

Baca Juga :  Bapenda Muna Dorong Integrasi Pajak Berbasis NOP-NIB untuk Wujudkan Tata Kelola Pajak yang Adil, Transparan dan Akuntabel

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Muna, La Ode Anwar Agigi menyampaikan, Taksi Alsintan adalah inovasi pelayanan mekanisasi pertanian yang dikembangkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Muna untuk menyediakan layanan alsintan secara profesional, mudah diakses, cepat, dan terjangkau oleh Petani.

“Program ini hadir sebagai solusi atas masih terbatasnya kepemilikan alsintan oleh Petani, tingginya biaya pengolahan lahan, serta kebutuhan percepatan tanam dalam rangka meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian,” ucapnya.

Menurutnya, melalui taksi alsintan, satu unit traktor dapat melayani banyak Petani/Kelompok Tani sehingga pemanfaatan aset menjadi lebih optimal dan manfaatnya dirasakan secara lebih merata.

“Pengelolaan taksi alsintan dilakukan secara terorganisasi melalui Brigade Alsintan yang bertugas menerima pesanan, menyusun jadwal pelayanan, mengelola operator, melakukan perawatan alat, serta mengelola penerimaan biaya jasa untuk mendukung operasional dan pemeliharaan alsintan,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, bahwasanya tujuan utama program ini adalah mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan indeks pertanaman, menekan biaya produksi, mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual, meningkatkan pendapatan Petani, serta mewujudkan mekanisasi pertanian yang berkelanjutan. Selain itu, program ini juga membuka peluang usaha dan lapangan kera bagi operator alsintan serta mendorong tumbuhnya kelembagaan ekonomi pertanian.

Baca Juga :  Sukseskan Pemilu 2024, Panwascam Napano Kusambi Mubar Tingkatkan Sinergitas Bersama PPK

“Kami berkomitmen untuk membangun sistem pelayanan mekanisasi pertanian yang modern, efisien, dan berorientasi pada pelayanan yang inklusif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan Petani, dan mendukung pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan berkelanjutan,” tuturnya.

Petani dapat mengajukan permohonan menggunakan layanan Taxi Alsintan dengan mengajukan permintaan/pemesanan minimal 2 – 3 hari sebelum penggunaan, yang disampaikan melalui form manual/buku register di kantor Dinas TPHP Muna atau Telpon/SMS : 0823-9552-8132/WhatsApp.

Saat ini, Taxi Alsintan yang tersedia sebanyak 14 unit traktor roda 4, 5 unit traktor roda dua dan 2 unit alat rota vator.

Laporan : LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!