Pemkot Kendari

Kepala Puskesmas Nambo Irmawati Nurdin Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Pungli Dana BOK

16
×

Kepala Puskesmas Nambo Irmawati Nurdin Klarifikasi Pemberitaan Dugaan Pungli Dana BOK

Sebarkan artikel ini
Kepala Puskesmas Nambo, Irmawati Nurdin. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kepala Puskesmas Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Irmawati Nurdin, SKM, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di lingkungan Puskesmas Nambo.

Dalam keterangannya yang diterima media ini, Irmawati menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi selama dirinya memimpin Puskesmas Nambo.

Ia mengaku terkejut saat mengetahui adanya pemberitaan yang menuding dirinya melakukan pungutan liar atau pemotongan dana yang menjadi hak para petugas kesehatan.

“Tidak benar sama sekali. Saya tidak pernah melakukan seperti yang dituduhkan dalam pemberitaan tersebut. Saat berita itu turun, saya cukup syok dan kaget karena hal itu tidak pernah saya lakukan,” ujar Irmawati, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :  Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia Sambangi Pemkot Kendari, Cicipi Sinonggi hingga Puji Warganya

Menurutnya, selama ini tidak pernah ada instruksi maupun arahan kepada bawahannya untuk melakukan pemotongan dana BOK, termasuk dana yang diperuntukkan bagi kegiatan operasional maupun perjalanan dinas petugas.

“Saya tidak pernah mengarahkan untuk melakukan hal seperti itu. Bahkan sampai saat ini saya tidak mau memegang uang itu sepeser pun,” tegasnya.

Irmawati menjelaskan, dana yang dipersoalkan dalam pemberitaan tersebut merupakan dana perjalanan dinas yang bersumber dari BOK. Dana itu diberikan kepada petugas kesehatan yang melaksanakan kegiatan lapangan sebagai bagian dari pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dinas Ketapang Pemkot Kendari Sosialisasikan Pembentukan Kios Pangan Tiap Kelurahan

Ia menegaskan bahwa mekanisme pencairan dana tersebut dilakukan secara non-tunai dan langsung masuk ke rekening masing-masing penerima, sehingga tidak melalui dirinya secara pribadi.

“Itu terkait perjalanan dinas teman-teman yang turun ke lapangan. Dana tersebut dibayarkan melalui BOK dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima. Tidak pernah dibayarkan secara tunai,” jelasnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Apresiasi Expo Indonesia Maju Kemendagri, Promosikan Produk Unggulan Daerah

Lebih lanjut, Irmawati berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun persepsi yang keliru terhadap pengelolaan dana operasional di Puskesmas Nambo.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala puskesmas sesuai ketentuan yang berlaku serta menjaga transparansi dalam pengelolaan anggaran pelayanan kesehatan.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan dan memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran berjalan transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!