KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Guru mengaji Desa Moolo Kecamatan Batukara mengadakan Khotmil Quran yang dihadiri langsung oleh Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi oleh Ketua PPK Kabupaten Muna Sitti Leomo Bachrun bersama Kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sabtu (9 Mei 2026).
Penamatan al Qur’an atau Khotmil Quran dilakukan dengan tujuan mencetak generasi penerus bangsa yang berakhlak agama islam yang baik. Sebanyak 40 anak yang melakukan hatam Qur’an yang berasal dari dua TPQ Masjid di Desa Moolo.
Kepala Desa Moolo, Nasir mengucapkan terimakasih kepada Bupati Muna dan rombongan bersedia hadir menyaksikan dalam acara penamatan Qurna terhadap anak-anak santri di Desa Moolo.
“Ini bentuk pemimpin Kabupaten Muna yang religius. Saya mengundang bapak Bupati untuk menyaksikan anak-anak melakukan hatam Qur’an, Alhamdulillah beliau hadir seperti saat ini yang kita lihat,” kata Nasir dalam acara itu.
Dia melanjutkan, bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Muna terus memperhatikan guru ngaji berupa insentif yang nilainya memang tidak terlalu besar.
“Guru ngaji sudah dibayarkan gajinya, walaupun kecil setidaknya diperhatikan melalui pemerintah Kabupaten,” ucapnya.
“Mari kita mendidik generasi muda kita dengan baik, sehingga menjadi karakter dan tatakrama yang baik,” sambungnya.
Camat Batukara, Muhammad Ali menyampaikan selamat kepada para santri yang telah menamatkan hatam Qur’an.
“Selain bisa membaca Al-Qur’an, semoga bisa mengamalkan inti dari makna al Qur’an,” ucapnya.
Sementara Bupati Muna Bachrun Labuta menuturkan, bahwa Al Qur’an akan bernilai kalau dibaca, bukan dibeli lalu disimpan di lemari.
Ia melanjutkan, setiap huruf dalam Al-Qur’an adalah kebaikan. Jangan berhenti membaca Al-Qur’an, karena itu adalah kebutuhan membangun karakter agama yang baik.
“Dekat dengan Al-Quran akan mendapatkan sinar tauhid dari Allah SWT. Terima kasih telah mengundang, selama acara keagamaan pasti saya datang. Kita harus berpikiran selalu melakukan kebaikan dan mengurangi keburukan,” ungkapnya.
Laporan : LM Nur Alim











