KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pelaksanaan forum internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mendapat apresiasi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Kegiatan berskala internasional tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama antar kota di kawasan Asia Pasifik.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Muh. Yuslim Patawari, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kendari dan pihak penyelenggara atas suksesnya pelaksanaan forum internasional tersebut.
Menurutnya, kehadiran delegasi dari berbagai daerah dan negara menjadi peluang strategis bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring kerja sama di berbagai sektor, khususnya ekonomi dan investasi.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dilaksanakan di Kota Kendari di tengah berbagai keterbatasan. Ini membuktikan Kendari mampu menjadi tuan rumah forum internasional,” ujar Yuslim, saat menghadiri langsung forum UCLG ASPAC di Claro Hotel, Jumat (8/5/2026).
Ia mengatakan, forum UCLG ASPAC bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang promosi daerah yang efektif. Melalui kegiatan itu, berbagai potensi unggulan Sulawesi Tenggara dapat diperkenalkan langsung kepada tamu dan delegasi internasional.
“Harapan kita acara ini menjadi sarana promosi dan kerja sama antar kota. Mungkin nanti ada kemitraan dengan kota-kota yang memiliki karakteristik mirip dengan Kendari, baik dalam peningkatan ekonomi maupun sektor lainnya,” katanya.
Yuslim juga menyoroti keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangkaian kegiatan forum internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran produk-produk lokal menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dari luar daerah maupun luar negeri.
“Kita lihat banyak UMKM dilibatkan. Tamu-tamu yang datang bisa mengetahui bahwa Kendari memiliki banyak produk khas, baik kuliner maupun produk budaya seperti pakaian yang saya gunakan saat ini,” ungkapnya.
Ia menilai, promosi budaya dan produk lokal dalam forum internasional merupakan langkah positif untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di pasar yang lebih luas.
“Ini bagian dari pengenalan budaya dan karakteristik Kota Kendari maupun Sulawesi Tenggara. Sangat bagus dan menjadi bagian penting dari promosi daerah,” tutupnya.
Laporan: Hasrul Tamrin











