Pemkot Kendari

Kendari Bersiap Sambut Forum Dunia, Ini Makna Strategis UCLG ASPAC 2026 bagi Publik

137
×

Kendari Bersiap Sambut Forum Dunia, Ini Makna Strategis UCLG ASPAC 2026 bagi Publik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kendari akan menjadi pusat perhatian internasional saat dipercaya menjadi tuan rumah Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 pada tanggal 6 s.d 9 Mei mendatang. Agenda bergengsi ini menjadi tonggak penting yang tidak hanya mengangkat posisi daerah di kancah global, tetapi juga membuka peluang besar bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari jaringan global United Cities and Local Governments, UCLG ASPAC merupakan organisasi regional terbesar di Asia-Pasifik yang menghimpun lebih dari 7.000 pemerintah daerah dengan cakupan populasi sekitar 3,76 miliar jiwa.

Skala tersebut menjadikan forum ini sebagai ruang strategis dalam membangun kolaborasi lintas negara.

Mengusung tema “Advancing Sustainable Tourism for a Resilient Future and Inclusive Economy,” forum ini akan menyoroti pentingnya pembangunan pariwisata berkelanjutan, penguatan ekonomi inklusif, serta ketahanan kota dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Kota Kendari Kunjungi Komdigi dan IPB Perkuat Pembentukan Data Kelurahan Presisi

Sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari lingkungan, kesehatan, hingga sektor kelautan dan perikanan yang relevan dengan karakter wilayah pesisir seperti Kendari.

Penunjukan Kendari sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kota ini dinilai memiliki potensi sekaligus kesiapan sebagai daerah berkembang di kawasan Indonesia Timur yang mampu bersaing di tingkat internasional. Momentum ini sekaligus menjadi ajang promosi besar-besaran terhadap potensi daerah, baik dari sisi pariwisata, budaya, maupun investasi.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa pemerintah kota telah melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran kegiatan. Koordinasi intensif dengan sekretariat UCLG ASPAC di Jakarta terus dilakukan, termasuk pemantapan kesiapan teknis di lapangan.

Baca Juga :  Sukseskan Pilkada 2024, Disdukcapil Kendari Masifkan Perekaman e-KTP ke Pemilih Pemula

“Mulai dari penataan lokasi, pelatihan Liaison Officer, penyediaan interpreter hingga peningkatan kualitas layanan bagi tamu internasional, seluruhnya dipersiapkan secara matang,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Dukungan lintas sektor pun mengalir, baik dari pemerintah pusat, dunia usaha, maupun jejaring kerja sama internasional, termasuk penguatan hubungan sister city dengan Xi’an.

Secara langsung, pelaksanaan forum ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Peningkatan kunjungan wisatawan akan mendorong perputaran ekonomi lokal, membuka peluang usaha bagi UMKM, serta memperluas promosi budaya dan produk unggulan daerah. Tak hanya itu, peluang investasi di berbagai sektor—mulai dari pariwisata, infrastruktur hingga ekonomi kreatif—juga semakin terbuka.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Panen Raya Jagung dan Padi Sawah, Dukung Ketahanan Pangan Nasional dan Pemulihan Pasca-Banjir

Ratusan delegasi dari berbagai negara Asia-Pasifik dijadwalkan hadir, terdiri dari kepala daerah, perwakilan organisasi internasional, hingga mitra pembangunan. Kehadiran mereka diyakini akan menciptakan efek ekonomi berantai, menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, serta industri kreatif lokal.

Lebih dari sekadar forum diskusi, UCLG ASPAC 2026 menjadi panggung diplomasi antar kota yang strategis. Keberhasilan penyelenggaraan agenda ini diyakini akan mengantarkan Kendari naik kelas sebagai kota yang diperhitungkan dalam peta global, sekaligus memperkuat daya saing daerah menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!