KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, menghadiri Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Jembatan Teluk Kendari yang digelar BPJN Sulawesi Tenggara, Sabtu (31/5/2025).
Acara sosialisasi ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ir. Ridwan Bae, Penjabat Sekda Kota Kendari, Ketua DPRD Kota Kendari, para OPD, dan Forkopimda. Langkah ini dilakukan merespon insiden bunuh diri yang sering terjadi di jembatan ikonik tersebut.
Sosialisasi diawali pemaparan rencana strategis BPJN Sultra untuk mengoptimalkan fungsi jembatan, khususnya keamanan dan keselamatan.
Wali Kota menekankan pentingnya pemanfaatan Jembatan Teluk Kendari sebagai ruang publik positif dan mengajak seluruh masyarakat, terutama orang tua, untuk mengawasi anak-anak mereka.
Ia mengaku prihatin atas insiden jatuhnya korban di jembatan ini dan menyerukan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan di jembatan tersebut.
“Jembatan ini seharusnya kita gunakan sebagai tempat wisata, juga sebagai penghubung yang mempercepat laju ekonomi daerah. Tapi nyatanya, sudah banyak korban yang jatuh di tempat ini. Untuk itu, mari kita bersama-sama mengawasi anak-anak kita. Ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga orang tua,” ucap Wali Kota Kendari, dikutip dari akun Facebook Prokimkendari, Sabtu (31/5).
Sebagai tindak lanjut, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari bersama Forkopimda akan memulai patroli rutin dan berkoordinasi dengan BPJN untuk pemasangan lampu penerangan jalan. Patroli ini merupakan langkah awal untuk menetapkan SOP pengamanan Jembatan Teluk Kendari. Wali Kota berharap masyarakat dapat menjaga dan tidak menyalahgunakan fasilitas publik tersebut.
“Mulai hari Senin kita akan adakan patroli bersama Forkopimda Kota Kendari. Ini langkah awal untuk menetapkan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan Jembatan Teluk Kendari. Alhamdulillah, dari pihak BPJN telah menyatakan kesediaannya untuk memasang penerangan jalan. Harapan kami, masyarakat bisa menjaga seluruh fasilitas ini dan tidak menyalahgunakannya,” imbuhya.
Editor: Hasrul Tamrin











