AdvetorialPemkot Kendari

Wali Kota Kendari Groudbreaking Pembangunan Perpustakaan Daerah Setinggi 2 Lantai

667
×

Wali Kota Kendari Groudbreaking Pembangunan Perpustakaan Daerah Setinggi 2 Lantai

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kota Kendari. (Foto: Hasrul/KR)
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kota Kendari. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan Groudbreaking peletakan baru pertama pembangunan gedung layanan Perpustakaan Daerah Kota Kendari, Sabtu (17/5/2025).

Perpustakaan ini dibangun setinggi 2 lantai di kawasan perkantoran lingkup Pemerintah Kota Kendari, Kompleks Praja II Jalan Malaka, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.

Pembangunan gedung ini bersumber dari anggaran alokasi dana khusus (DAK) Tahun 2025 yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional, di Jakarta.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam sambutannya sebelum melakukan peletakan batu pertama mengatakan bahwa pembangunan gedung Perpustakaan ini sudah sepatutnya di Kota Kendari sebagai ruang bagi masyarakat untuk bertemu, membangun literasi, tanpa membedakan status ekonomi, sosial, fisik maupun kelas tertentu.

“Perpustakaan harus hadir berbenah, mengejar ketertinggalan baik sumber daya pustakawan, koleksi buku-buku bacaan fisik dan non-fisik (E-book), internet pintar, dan fasilitas penunjang lainnya, yang memungkinkan setiap orang bisa mengakses dengan mudah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman,” katanya.

Dikatakan, dengan kehadiran Perpustakaan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat Kota Kendari yang tidak memiliki Gadget atau Handphone, media sosial, maupun alat-alat internet lainnya.

Baca Juga :  650 Jiwa Terdampak Banjir di Wanggu, Wali Kota Kendari Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

“Jadi di sini (Perpustakaan) kalau sudah rampung pembangunannya akan menjadi wadah bagi masyarakat yang tidak memiliki semua itu (handphone dan lain-lain, red) untuk mengakses sumber-sumber informasi, terutama bagi generasi muda yang ingin meningkatkan kemampuan dan pengetahuan,” ucapnya.

“Meskipun saat ini di Kota Kendari sudah ada Perpustakaan Nasional tapi itu bukan milik pemerintah kota tetapi milik pemerintah provinsi, sehingga menjadi elok kalau Kota Kendari memiliki Perpustakaan sendiri. Sehingga saya sangat berterimakasih kepada Kepala-kepala Dinas Perpustakaan yang sudah merancang dan mengurus pembangunannya,” sambungnya.

Wali Kota Kendari juga menyatakan bahwa pembangunan gedung Perpustakaan ini akan mampu menjawab dan menyelesaikan persoalan kegelisahan selama ini tentang rendahnya literasi dan minat baca masyarakat.

Olehnya itu, ia berharap kepada masyarakat khususnya generasi-generasi muda di Kota Kendari maupun sekitarnya bisa memanfaatkan fasilitas ini nantinya dengan sebaik-baiknya.

“Kehadiran gedung layanan Perpustakaan ini bukan hanya simbol gedung semata, melainkan kita berharap simbol untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Perpustakaan ini akan menjadi pusat informasi, pusat pembelajaran, dan pusat kegiatan belajar sepanjang hayat bagi seluruh masyarakat Kota Kendari,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Hadir di Forum Internasional Ketahanan Iklim, Dorong Inovasi Lokal Hadapi Krisis Global

Atas nama Pemerintah Kota Kendari, Siska Karina Imran menyampaikan banyak-banyak terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat khususnya Perpustakaan Nasional telah bersedia mendukung dan menghadirkan perpustakaan di Kota Kendari melalui dana alokasi khusus (DAK).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Andi Dadjeng, mengatakan bahwa kebutuhan informasi merupakan hal yang urgent di era globalisasi saat ini, maka sangat penting kehadiran Perpustakaan bagi masyarakat untuk meningkatkan dan mengembangkan literasi, informasi, dan pengetahuan. Terlebih lagi, Pemerintah Kota Kendari belum memiliki Perpustakaan yang terstandarisasi.

“Idealnya Perpustakaan dapat mengikuti perkembangan zaman, kebudayaan, dan pengetahuan. Perpustakaan harus hadir sebagai sumber informasi bagi masyarakat,” ucapnya.

Andi Dadjeng mengungkapkan bahwa Perpustakaan ini dibangun setinggi dua lantai. Lantai bawah terdiri dari berbagai fasilitas, yaitu ruang baca anak, ruang baca lansia, ruang audiovisual, ruang koleksi, dan pengelolaan bahan bacaan. Termasuk ruang deposit/muatan lokal, ruang layanan referensi, dan ruang lavatory pria dan wanita. Sementara pada lantai dua sebagai ruang kantor, ruang komunitas, hingga ruang hingga co-working space untuk generasi muda.

Baca Juga :  Wawali Kendari Ikut Gabung Pada Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Bersama Wali Kota

“Seluruh pembiayaan pembangunan gedung Perpustakaan melalui dana alokasi khusus (DAK) bidang Perpustakaan Perpusnas RI dan telah melalui proses tender pengadaan barang dan jasa senilai kurang lebih Rp9,8 miliar rupiah yang akan dilaksanakan pengerjaannya oleh CV. Rayhan Raya dengan masa kontrak kerja selama 210 hari kalender. Mulai 8 Mei sampai dengan 3 Desember 2025,” ungkapnya.

Andi Dajeng, menjelaskan bahwa pembangunan perpustakaan ini merupakan respons terhadap kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang berkualitas dan kemajuan literasi di Kota Kendari.

“Gedung ini tidak hanya akan menjadi tempat penyimpanan buku, tapi juga sebagai pusat pembelajaran, inovasi, dan kegiatan masyarakat berbasis literasi,” jelasnya.

Dia berharap agar pembangunan gedung Perpustakaan Daerah ini bisa menjadi ruang terbuka untuk memenuhi kebutuhan literasi dan informasi masyarakat Kota Kendari.

Groudbreaking pembangunan gedung layanan Perpustakaan Daerah Kota ini turut disaksikan dan dilakukan bersama Wakil Wali Kota Kendari, Pj. Sekretaris Daerah, Pejabat Forkopimda lingkup Kota Kendari dan kepala-kepala OPD. (Adv)

 

 

Laporan/Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!