/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

Kontraktor Gerbang Toronipa Angkat Bicara Sebut Kerusakan Bukan Gagal Konstruksi, Tapi…

850
×

Kontraktor Gerbang Toronipa Angkat Bicara Sebut Kerusakan Bukan Gagal Konstruksi, Tapi…

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Pintu gerbang Wisata Toronipa, salah satu simbol ikonic terbaru Kota Kendari, viral di berbagai platform media sosial hingga media massa baru-baru ini. Pintu gerbang megah itu viral gegara rusak. Padahal anggaran pembangunannya sangat fantastis mencapai kurang lebih Rp32 miliar rupiah.

Menyikapi hal tersebut, Direktur PT. Karya Inti Bumi Konstruksi, Ferdin, ST, selaku kontraktor yang bertanggung jawab atas pembangunan gerbang tersebut, menegaskan bahwa kerusakan pada beberapa bagian bangunan itu
disebabkan oleh tindakan vandalisme dan pencurian, bukan disebabkan oleh kegagalan konstruksi.

Lampu sorot dan kabel penerangan yang menghiasi gerbang tersebut dilaporkan hilang, diduga dicuri oleh oknum tak dikenal. Pemandangan yang seharusnya memperindah area wisata kini terganggu oleh tindakan kriminal ini.

Baca Juga :  Sidang Kelulusan Seleksi PKP PNS Polri TA 2025 Polda Sultra Berjalan Lancar

“Pengerjaan proyek ini telah mengikuti semua spesifikasi dan melalui review dari Inspektorat,” tegasnya pada Sabtu, (14/9/2024).

Ia menambahkan, jadi ini jelas tindakan pengrusakan, bukan kegagalan dalam pembangunan.

Ferdin menjelaskan bahwa proyek gerbang wisata yang telah selesai dibangun dan diserahterimakan telah memenuhi semua persyaratan sesuai spesifikasi yang tertuang dalam perencanaan pembangunan.

“Saya terkejut mendengar berita mengenai kerusakan ini. Padahal, saat penyerahan, kondisinya masih prima dan telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wamenaker RI Berkunjung di Pomalaa, Apresiasi Praktik Ketenagakerjaan di PT Vale

Dalam lima bulan setelah penyerahan, fasilitas yang diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Tenggara justru mengalami kerusakan parah.

“Dinding ornamen dirusak, dan ini bukan hanya tindakan iseng, tetapi tindakan kriminal,” tegas Ferdin.

Ajakan untuk Menjaga Fasilitas Umum

Sebagai ikon penting dan daya tarik wisatawan di Kota Kendari, Gerbang Wisata Toronipa diharapkan dapat menjadi simbol kemajuan daerah. Ferdin mengimbau masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga fasilitas umum.

“Fasilitas ini bukan hanya aset pemerintah, tetapi juga kebanggaan kita semua. Mari kita jaga bersama keindahan dan fungsinya,” ajaknya.

Dengan insiden ini, Ferdin berharap warga Kota Kendari semakin waspada dan turut serta melaporkan tindakan yang merugikan fasilitas publik.

Baca Juga :  Hari Ini, Menteri ATR/BPN Nusron Datang di Sultra Untuk Bahas Kinerja Pertanahan dan Tata Ruang

“Kota Kendari memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata, dan kita semua harus berperan aktif menjaga kenyamanan dan keamanan tempat-tempat wisata ini,” pungkasnya.

Meski menghadapi masalah pengrusakan, masyarakat tetap optimistis bahwa Gerbang Wisata Toronipa akan terus menjadi salah satu ikon kota yang membanggakan. Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, Kota Kendari diharapkan dapat tumbuh sebagai destinasi wisata yang lebih baik dan aman untuk semua. ** (Redaksi)

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!