Nasional

Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Ops Lilin selama Nataru 2025—2026

167
×

Jasa Raharja Tinjau Kesiapan Pelabuhan Merak untuk Ops Lilin selama Nataru 2025—2026

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: Menjelang pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025—2026, jajaran Kepolisian, Kementerian Perhubungan, BUMN, dan stakeholder terkait melakukan survei kesiapan Operasi Lilin 2025 di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum dan diikuti oleh perwakilan Direktorat Perhubungan Darat dan Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Jasa Raharja, Jasa Marga, ASDP, serta Marga Mandala Sakti.

Survei dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, serta langkah-langkah mitigasi keselamatan pada salah satu simpul transportasi yang selalu mengalami lonjakan penumpang dan kendaraan pada musim libur akhir tahun.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si., menekankan bahwa rapat koordinasi dan survei lapangan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi isu-isu yang akan muncul saat periode Nataru.

Baca Juga :  Seluruh Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Ciater Subang Mendapat Santunan Jasa Raharja

“Rapat koordinasi ini penting untuk kolaborasi dan sinergi dalam mengelola operasi Nataru 2025–2026. Ada dua isu yang perlu diperhatikan. Yang pertama, dari hasil survei yang kami lakukan, ada peningkatan pergerakan masyarakat selama periode libur Natal dan tahun baru 2005-2026. Kemudian isu yang kedua adalah masalah cuaca. Paparan dari BMKG, cuaca Desember—Januari ini merupakan puncak musim hujan. Ditambah adanya bibit-bibit siklon yang bisa berkembang dan mengakibatkan curah hujan yang tinggi, angin, dan gelombang,” ujarnya.

Aan menjelaskan bahwa keselamatan menjadi yang utama. Untuk itu, Korlantas Polri, Kemenhub, dan semua stakeholder telah menyiapkan berbagai strategi operasional sebagai respons terhadap risiko tersebut.

Baca Juga :  Infinite Spirit of Collaboration, Jadi Kunci Peningkatan Kinerja Berkelanjutan Jasa Raharja

“Strategi yang sudah kami buat antara lain pembagian pelabuhan di sisi pulau Jawa maupun Sumatra, empat pelabuhan sudah kami persiapkan. Kami juga menyiapkan strategi delaying system, karena karakteristik pelabuhan tidak memungkinkan kendaraan dipaksakan masuk ke dermaga. Intinya, SOP dan pengelolaan arus lalu lintas di darat dan penyeberangan sudah kami sinergikan. Negara hadir untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” jelasnya.

Sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional, Jasa Raharja turut mendukung penuh kegiatan survei ini.

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan komitmen perusahaan untuk memastikan perlindungan masyarakat selama periode Nataru. Jasa Raharja mendukung penuh langkah koordinatif lintas sektor untuk memastikan perjalanan selama periode Nataru berlangsung aman dan tertib.

Baca Juga :  Jasa Raharja Gelar FGD Bahas Kebijakan Santunan Selektif untuk Korban Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

“Pelabuhan Merak adalah titikyang sangat strategis, sehingga kesiapan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan harus optimal. Kami telah menyiagakan petugas, memperkuat koordinasi dengan ASDP dan instansi terkait, serta memastikan layanan perlindungan dasar bagi masyarakat dapat diberikan dengan cepat dan tepat,” ucap Dewi.

Ia menambahkan bahwa kesiapan ini tidak hanya terkait respons kecelakaan, tetapi juga upaya pencegahan.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan keselamatan transportasi secara menyeluruh. Kami berkomitmen mendukung upaya mitigasi risiko di seluruh lini penyeberangan,” tambahnya.

Dengan dilaksanakannya survei kesiapan ini, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025—2026. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!