Ekobis

Bank Sultra Ukir Kinerja Gemilang di Triwulan III 2025: Transformasi Digital dan Kolaborasi jadi Kunci

216
×

Bank Sultra Ukir Kinerja Gemilang di Triwulan III 2025: Transformasi Digital dan Kolaborasi jadi Kunci

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Di putra Abubakar memaparkan perkembangan pencapaian bamk di hadapan awak media di acara Media Gathering, Jumat (21/11). (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra, menutup Triwulan III tahun 2025 dengan capaian kinerja yang impresif, mempertegas posisinya sebagai lokomotif ekonomi daerah.

Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, dalam acara Media Gathering bersama puluhan wartawan yang diselenggarakan di Tower Bank Sultra, Jumat (21/11/2025).

Andri Permana Diputra, mengungkapkan bahwa kondisi keuangan Bank Sultra hingga September 2025 berada dalam kondisi yang sehat dan terkendali. Total aset bank tercatat sebesar Rp13,5 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp10,7 triliun, dan total kredit yang disalurkan adalah Rp9,4 triliun.

“Keunggulan Bank Sultra tidak hanya terlihat dari angka absolut, tetapi juga dari rasio kesehatan keuangannya per September 2025, yang mayoritas melampaui rata-rata bank umum nasional,” ungkapnya.

Andri Permana juga menyebutkan bahwa permodalan (CAR) Bank Sultra saat ini mencapai 34,88%, jauh di atas rata-rata nasional yaitu 26,15%. Kredit bermasalah (NPL) tercatat berada di level rendah 1,12%, sangat baik dibandingkan rata-rata nasional 2,28%.

“Efisiensi (BOPO) tercatat rasio efisiensi operasional Bank Sultra hanya 65,10% (nasional 82,82%), menunjukkan kemampuan bank mengendalikan biaya operasional secara superior,” ucapnya.

Sementara itu, laba dan profitabilitas menunjukkan komitmen tumbuh berkelanjutan di tengah dinamika pasar dan tantangan industri perbankan nasional, Bank Sultra berkomitmen menjaga tingkat profitabilitas yang sehat dan berkelanjutan.

Tren laba bersih bank menunjukkan peningkatan yang solid, dari Rp266,4 miliar pada tahun 2021 hingga mencapai Rp418,4 Miliar pada tahun 2024.

Baca Juga :  Kalla Toyota Kendari Akan Gelar Toyota Dream Car Art Contest 2023, Kompetisi Menggambar Mobil Masa Depan

Direktur Utama Andri Permana Diputra Abubakar menyatakan bahwa dengan fondasi keuangan yang kuat dan didukung efisiensi operasional yang unggul (tercermin dari BOPO 65,10%), Bank Sultra optimis akan mampu mencapai target laba yang telah ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) untuk tahun 2025.

“Bank terus berupaya untuk mencapai kinerja terbaik pada penutupan Desember mendatang, sebagai wujud konsistensi kinerja di tengah tantangan. Komitmen terhadap pembangunan daerah diwujudkan melalui peningkatan dividen yang disalurkan kepada Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota,” terang alumni Magister Akuntansi UGM itu.

Penyaluran dividen terus meningkat, dari Rp181 miliar pada 2020 menjadi Rp292 miliar pada 2024. Total dividen yang telah didistribusikan selama lima tahun terakhir mencapai Rp1.159 miliar.

* Transformasi Digital dan Ekspansi Kredit Produktif: Ujung Tombak Bank Sultra

Bank Sultra tidak hanya mengandalkan fondasi keuangan yang solid, tetapi juga menempatkan transformasi digital dan kredit produktif sebagai pilar utama ekspansi pasar. Strategi ini fokus pada peningkatan literasi dan layanan digital, di mana setiap pembukaan rekening juga disertai aktivasi mobile banking.

* Digital Banking Melaju Pesat

Realisasi pengguna digital per September 2025 menunjukkan pertumbuhan yang solid, yakni pengguna Bank Sultra Mobile telah mencapai 115.513 user, dengan target 150.271 user di akhir tahun. Pengguna aktif kartu debit mencapai 57.151 user, dengan target 90.023 user di Desember 2025. Sementara User QRIS tercatat 37.165 user, menargetkan pertumbuhan signifikan hingga 50.135 user di akhir tahun.

Baca Juga :  ATM Bank Sultra Resmi Beroperasi di Mess Pemprov Sultra Jakarta, Permudah Transaksi Warga Sultra

Best-Q Merchant (QRIS), Bank Sultra telah mengakuisisi 1.111 merchant yang menggunakan QRIS BeST-Q. Ekspansi ini bertujuan memperluas ekosistem pembayaran digital di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Di sektor kredit, Bank Sultra berkomitmen mendukung sektor produktif daerah. Untuk tahun 2025, Bank Sultra menetapkan fokus khusus pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan alokasi total Rp300 miliar.

Bank Sultra juga menjadi bank penyalur Kredit Usaha Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian. Kuota Alsintan 2025 ditetapkan sebesar Rp15 miliar. Penyaluran KUR difokuskan pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (target Rp150 Miliar) serta Perdagangan Besar dan Eceran (target Rp124,117 Miliar).

Direktur Utama Bank Sultra, manyampaikan strategi ini menegaskan peran Bank Sultra tidak hanya sebagai penyedia layanan digital modern, tetapi juga sebagai motor penggerak sektor riil dan pertanian daerah.

“Kami hadir untuk memastikan dana dan fasilitas kredit mengalir ke sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian Sulawesi Tenggara,” jelas Andri Permana Diputra Abubakar.

* KUB dengan Bank Jatim: Langkah Strategis Untuk Kepatuhan dan Sinergi Positif

Bank Sultra menjadikan tahun 2025 sebagai momentum strategis untuk penguatan fundamental melalui skema Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jatim. Langkah ini merupakan wujud nyata kepatuhan Bank Sultra terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pemenuhan modal inti.

Baca Juga :  IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Apresiasi Loyalitas Pelanggan Setia dari Seluruh Indonesia

Direktur Utama Andri Permana Diputra Abubakar menegaskan bahwa kemitraan ini bukan bentuk akuisisi. Bank Jatim berpartisipasi melalui penyertaan modal sebesar Rp100 miliar, yang setara dengan kepemilikan minoritas, yaitu 3,26% saham.

Andri juga memastikan bahwa jika saham tersebut dapat dibeli kembali oleh pemegang saham daerah, jika modal inti Bank Sultra sudah mencukupi Rp3 triliun.

Pembentukan KUB ini membuka peluang sinergi bisnis yang positif bagi kedua bank, memungkinkan Bank Sultra untuk memanfaatkan sumber daya Bank Induk, meningkatkan daya saing, dan mempercepat transformasi digital. Dengan fondasi keuangan yang kuat dan strategi ekspansi yang agresif, Bank Sultra siap melangkah maju sebagai bank yang tidak hanya unggul secara kinerja, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi perbankan.

Sebagai penutup, Direktur Utama Bank Sultra, Bapak Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan apresiasi mendalam dari jajaran pengurus, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa dari seluruh Pemegang Saham, para stakeholders, dan khususnya, para nasabah setia serta seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Dengan fondasi kinerja yang kuat, transformasi digital yang agresif, serta sinergi strategis melalui KUB, kami berkomitmen penuh untuk terus memajukan Bank Sultra. Seluruh insan Bank Sultra juga berpegang teguh pada komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keandalan pelayanan kepada nasabah,” pungkasnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!