Muna Barat

Bupati Muna Barat La Ode Darwin: Markas Unit Polairud Untuk Melayani Masyarakat

1197
×

Bupati Muna Barat La Ode Darwin: Markas Unit Polairud Untuk Melayani Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Barat La Ode Darwin saat meresmikan Markas Unit Polairud bersama Kapolda Sultra. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA BARAT – Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin bersama Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Inspektur Jenderal Polisi Dwi Irianto, meresmikan Markas Unit Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Muna Barat yang terletak di pesisir pantai Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Selasa (15/4/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh, Wakil Bupati Muna Barat, Sekertaris Daerah Muna Barat, Kapolres Kabupaten Muna, para Kepala Organisasi Daerah (OPD) Muna barat, serta Ketua Tim Penggerak PKK Muna Barat.

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, mengungkapkan bahwa Kabupaten Muna Barat telah memasuki usia ke- 11 tahun, dengan segala keterbatasan dan minimnya sarana dan prasarana pemerintahan dalam pelayanan, pihaknya akan selalu memaksimalkan kualitas ke masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi Muna Barat sebagai Liwu Mokesa.

Baca Juga :  1.628 Orang Meninggal dan Keluar Daerah Jadi Tanggungan Pemda Muna Barat di BPJS Kesehatan

“Liwu Mokesa tidak akan terwujud tanpa dukungan penuh dari masyarakat dan seluruh stakeholder terkait tak terkecuali instansi kepolisian dan unsur forkopimda lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darwin mengatakan bahwa dengan berdirinya Markas Polairud diharapkan dapat memberikan pendampingan terhadap masyarakat pesisir dan kepulauan terlebih Muna Barat terdiri dari 11 kecamatan, 81 desa dan 5 kelurahan yang mana 33 desa memiliki akses langsung ke laut yaitu 21 desa pesisir darat dan 12 desa berada di pulau serta 24 pulau tak berpenghuni.

“Sehingga dengan keberadaan Markas dan penempatan personil Polairud ini, Pemda Muna Barat memberikan apresiasi dengan harapan dapat berkontribusi dalam penegakan dan memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat dalam kegiatan terutama terkait ilegal fishing dan tindak pidana perairan lain,” terangnya.

Baca Juga :  Akses dan Pemahaman Layanan Leuangan Lebih Rendah, OJK Sultra Sasar 8 Desa di Muna Barat Beri Literasi dan Inklusi Keuangan

Selain itu, Darwin juga mengungkapkan bahwa Pemda Muna Barat telah menghibakan tanah untuk persiapan pembangunan Polres Muna Barat dengan luas kurang lebih 35.000 meter persegi yang terletak di Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi.

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Dwi Irianto, berharap dengan adanya markas Polairud tidak ada lagi masyarakat melakukan ilegal fishing, maka diharapkan adanya sosialisasi ke masyarakat terkait hukuman pidana bagi aktivitas pemboman ikan, karena hukuman yang dijatuhi bukan hanya terkait bahan peledak tetapi perusakan biota laut.

Baca Juga :  Dana BUMDes Desa Wuna Mubar 70 Juta Diduga Dipinjamkan Ke Oknum Caleg, BUMDes Mati Suri

“Jadi masyarakat tidak hanya diberikan pengertian tetapi penegak hukum harus ditegakkan,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan Markas Polairud ini merupakan bukti konkret komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban wilayah perairan.

Untuk itu, ia mengajak seluruh jajaran Polairud untuk menjamin rasa aman bagi masyarakat pesisir dan kepulauan dengan mengedepankan profesionalitas dalam bertugas, menjaga sinergi lintas sektor, serta membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.

“Keamanan laut bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif bersama masyarakat dan Pemerintah Daerah,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Taohae
Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!