/*
Breaking News
*/
Politik

Hj. Gunartin Kukuhkan Perempuan Penggerak Akar Rumput, Perkuat Peran Perempuan Serap Aspirasi Warga

21
×

Hj. Gunartin Kukuhkan Perempuan Penggerak Akar Rumput, Perkuat Peran Perempuan Serap Aspirasi Warga

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan dan penyerapan aspirasi masyarakat Kota Kendari mulai digerakkan dari tingkat akar rumput.

Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Hj. Gunartin, SE, mengukuhkan Perempuan Penggerak Akar Rumput di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada 2–4 Oktober 2026.

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun konsolidasi perempuan hingga tingkat kelurahan, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam menyuarakan berbagai kebutuhan, persoalan, dan harapan masyarakat kepada para pemangku kebijakan.

Program tersebut merupakan bagian dari rencana penguatan kapasitas perempuan di 62 kelurahan se-Kota Kendari. Perempuan yang dikukuhkan diharapkan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah maupun lembaga perwakilan dalam menyampaikan aspirasi yang berkembang di lingkungan masing-masing.

Pada tahap awal, pengukuhan melibatkan perwakilan perempuan dari kelurahan se- Kecamatan Baruga dan Kecamatan Puuwatu.

Baca Juga :  Andi Sulolipu Berjanji Memperbaiki Infrastruktur Jalan dan Drainase di Punggolaka

Para peserta didorong tidak hanya aktif menyampaikan aspirasi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memahami persoalan di lingkungannya, serta mampu mengambil peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah.

Hj. Gunartin mengatakan, keterlibatan perempuan dalam pembangunan merupakan hal yang sangat penting. Menurutnya, perempuan memiliki kedekatan dengan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Kondisi tersebut membuat perempuan memiliki posisi strategis untuk mengetahui secara langsung kebutuhan warga sekaligus menjadi bagian dari proses penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Melalui peran perempuan di tingkat akar rumput, berbagai aspirasi masyarakat dapat lebih mudah disampaikan dan diperjuangkan kepada pihak-pihak terkait,” ujar Gunartin.

Ia pun mengajak seluruh perempuan yang telah dikukuhkan untuk menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab dan bersama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Kendari.

Baca Juga :  Kampanye Akbar AJP-ASLI di Kendari Dihadiri Ribuan Masyarakat

Sementara itu, Wa Ode Farida S. Djarudju, yang hadir sebagai salah satu pemateri, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi masyarakat bukan semata-mata menjadi ruang bagi kaum laki-laki.

Perempuan, kata dia, juga memiliki posisi penting karena memiliki kedekatan dengan aspek sosial dan emosional dari berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

Menurutnya, perempuan memiliki kemampuan untuk mendengar, merasakan, sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

Karena itu, keberadaan perempuan penggerak di tingkat akar rumput dinilai dapat memperkuat komunikasi antara warga dengan pemangku kebijakan.

“Perempuan memiliki ruang yang sangat strategis untuk menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan, terutama dalam menyampaikan persoalan yang dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut turut melibatkan Ibu Nurgana dan Naslim Sarlito sebagai fasilitator. Keduanya membantu memastikan kegiatan berlangsung interaktif sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan menyampaikan pandangan.

Baca Juga :  Komitmen Menyejahterakan Rakyat: Dengar Keluhan Warga, ASR Langsung Bangunkan Rumah

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta menilai program penguatan perempuan penggerak akar rumput merupakan langkah positif karena memberikan ruang lebih besar bagi perempuan untuk terlibat aktif dalam pembangunan sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Melalui program tersebut, perempuan Kota Kendari diharapkan tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga tampil sebagai penggerak, penyampai aspirasi, pemberi solusi, dan mitra strategis pemerintah dalam mendorong perubahan di lingkungan masing-masing.

Pengukuhan di Kecamatan Baruga dan Kecamatan Puuwatu pun menjadi titik awal gerakan yang lebih luas untuk memperkuat kapasitas perempuan di 62 kelurahan se-Kota Kendari.

Dengan penguatan dari tingkat akar rumput, suara perempuan diharapkan semakin terdengar dan mampu menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Kota Kendari.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!