KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Kendari menggelar Coffee Morning bersama Pemerintah Kota Kendari di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan ini dalam rangka memperkuat sinergi dalam pengembangan aktivitas kepelabuhanan, termasuk rencana tindak lanjut kerja sama penanganan dan pemuatan nikel ore di Pelabuhan Kendari.
Pemerintah Kota Kendari dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, sementara PT Pelindo Regional 4 Kendari dihadiri langsung General Manager Pelindo, Heryanto, bersama seluruh jajarannya.
General Manager PT Pelindo Regional 4 Kendari, Herryanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kendari atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap keberadaan dan pengembangan Pelabuhan Kendari.
Ia berharap hubungan dan sinergi antara Pelindo dan Pemerintah Kota Kendari dapat terus diperkuat, sehingga berbagai program dan rencana kerja sama yang telah dibahas dapat berjalan optimal.
“Sinergi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk memastikan pengembangan aktivitas kepelabuhanan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” ujarnya, dikutip dari akun Kendarikota.go.id, Kamis (3/9/2026).
Pembahasan mengenai penanganan dan pemuatan nikel ore menjadi salah satu agenda penting dalam Coffee Morning tersebut. Komoditas mineral itu dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung aktivitas ekonomi, khususnya melalui sektor perdagangan dan kepelabuhanan.
Namun, rencana tersebut masih membutuhkan koordinasi dan tindak lanjut bersama seluruh pihak terkait agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, dalam arahannya menegaskan keberadaan Pelabuhan Kendari memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, aktivitas perdagangan, serta konektivitas antardaerah.
“Pelabuhan tidak hanya menjadi pintu keluar dan masuknya berbagai komoditas, tetapi juga memiliki peran besar dalam mendorong perkembangan ekonomi Kota Kendari,” ucapnya.
Amir Hasan mengatakan, pembangunan Pelabuhan Kendari telah melalui perjalanan panjang dan menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan Kota Kendari.
Pelabuhan tersebut, kata Sekda, dibangun pada masa pemerintahan Wali Kota Kendari saat itu, Ir. Asrun. Karena itu, Pemerintah Kota Kendari menyambut positif setiap upaya pengembangan dan optimalisasi fungsi Pelabuhan Kendari, termasuk dalam mendukung aktivitas usaha serta investasi yang mampu memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.
Meski demikian, Sekda menekankan bahwa setiap bentuk kerja sama dan aktivitas pengembangan pelabuhan harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aspek lingkungan dan kepentingan masyarakat, menurutnya, juga harus menjadi perhatian utama dalam setiap kebijakan maupun aktivitas yang akan dilaksanakan.
“Pengembangan dan optimalisasi pelabuhan tentu kita dukung. Namun, semuanya harus tetap memperhatikan aturan, lingkungan, serta kepentingan masyarakat Kota Kendari,” demikian penegasan Amir Hasan dalam pertemuan tersebut.
Pemerintah Kota Kendari pun menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Pelindo, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pengelolaan sektor kepelabuhanan yang produktif, tertib, serta memberikan nilai tambah bagi daerah.
Melalui pertemuan ini, kerja sama antara Pemkot Kendari dan Pelindo diharapkan semakin solid dalam mengoptimalkan peran Pelabuhan Kendari sebagai salah satu simpul penting aktivitas perdagangan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Editor: Hasrul Tamrin











