/*
Breaking News
*/
Muna

Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Muna, Diikuti 61 Barisan Pawai Ta’aruf

750
×

Perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Muna, Diikuti 61 Barisan Pawai Ta’aruf

Sebarkan artikel ini
Suasan Bupati Muna Bachrun Labuta saat membuka pawai ta'aruf tahun baru Islam 1448 Hijriyah, Foto : LM Nur Alim.

KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Pemda Kabupaten Muna merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah dengan mengadakan pawai ta’aruf, Selasa (16 Juni 2026).

Pembukaan Pawai ta’aruf dipimpin langsung oleh Bupati Muna Bachrun Labuta didampingi oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa, Sekda Muna Eddy Uga, Ketua PPK Kabupaten Muna Sitti Leomo Bachrun dan dihadiri juga oleh Forkompinda.

Baca Juga :  Lampu Jalan di Kota Raha Menyala Kembali Upaya Plt. Bupati Muna Bersurat Penangguhan ke PLN

Pawai ta’aruf diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebanyak 39 barisan dan 22 barisan Kecamatan dengan titik star dimulai dari rumah jabatan Bupati Galampano Kantolalo dan finis di SOR arena dayung.

Bupati Muna Bachrun Labuta dalam sambutannya mengatakan, banyak peristiwa yang sudah dilalui sebelum memasuki tahun baru Islam ini, baik secara pribadi maupun secara bersama masyarakat Kabupaten Muna selama setahun terakhir.

Baca Juga :  Liput Proyek Talud Lagasa, Lima Wartawan di Muna Diadang Oknum Diduga Preman

“Pagi hari ini, merupakan suatu kesyukuran bagi kita diberi kesehatan lahir dan batin untuk menyambut tahun baru Islam 1448 Hijriyah dengan harapan kedepan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Bachrun.

Ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Muna untuk mensyukuri nikmat Allah SWT yang telah diberikan kepada kita, karena dengan mensyukuri, maka Allah SWT akan memberikan yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya.

Baca Juga :  Memperingati HUT RI Ke 78, BPN Muna Mengadakan Bazar UMKM

“Jangan sekali-kali kita melupakan nikmat yang telah diterima selama ini,” ucapnya .

Sebagai orang nomor satu di bumi sowite, ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat Muna terus menjaga persaudaraan dan persatuan diantara demi memajukan daerah.

“Daerah kita bisa maju, kalau kita bisa bersama-sama,” cetusnya.

Laporan : LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!