Pemkot Kendari

650 Jiwa Terdampak Banjir di Wanggu, Wali Kota Kendari Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

240
×

650 Jiwa Terdampak Banjir di Wanggu, Wali Kota Kendari Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Sebagai bentuk keprihatinan, dukungan moroil, dan upaya cepat menangani korban banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Kendari, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak banjir di Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Rabu (2/7/2025).

Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang merendam pemukiman warga di wilayah Kali Wanggu. Dari data sementara, tercatat sebanyak 650 jiwa atau sekitar 183 kepala keluarga terdampak langsung oleh banjir tersebut.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Kendari Dorong Organisasi Perangkat Daerah Tingkat Kinerja

“Jadi ini menjadi tanggung jawab kita bersama, baik Pemerintah Kota Kendari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, maupun pemerintah pusat melalui balai,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Siska mengungkapkan terkait dengan penanganan jangka panjang banjir di Kali Wanggu ia baru saja pulang dari Jakarta berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Kendari Punya Potensi Pertanian Salak yang Manis, Dikenal Sampai di Solo dan Jakarta

Selanjutnya, mereka akan melakukan kunjungan langsung ke Kota Kendari, khususnya di Kelurahan Lepo-Lepo dan kawasan Kali Wanggu yang terdampak paling parah.

“Alhamdulillah, sesegera mungkin sudah diatensi dari pusat. Komisi V DPR RI bersama Kementerian PU insyaallah akan datang langsung ke sini. Sudah dijadwalkan tanggal 11 Juli ini,” jelas Wali Kota.

 

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Rotasi dan Lantik 61 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Profesionalisme dan Loyalitas ASN

 

Editor: Hasrul Tamrin

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!