KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Charta Politika Indonesia merilis hasil evaluasi publik atas kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka dan Ir. Hugua, dalam 100 hari kerja kepemimpinan, di salah satu hotel di Kendari, Rabu (9/7/2025). Hasilnya menyatakan kinerja ASR – Hugua tergolong baik dengan nilai 85,1 pesen yaitu sebanyak 66,5 persen menyatakan cukup puas dan 15 persen sangat puas.
Survei ini menggunakan metode dengan jumlah responden sebanyak 2.000 sampel yang tersebar di 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara (Sultra) masa waktu survei mulai tanggal 9 sampai dengan 14 Juni 2025 dengan margin error 2,18 persen.
Jumlah responden dalam survei ini tersebar di setiap kabupaten dan kota dengan presentasi terbanyak Kota Kendari 13 persen, disusul Konawe Selatan 11,5 persen, dan Konawe sebanyak 10 persen.
Peneliti Utama Charta Politika Indonesia, Wahyu Minarno, mengungkapkan dari keseluruhan respon yang tersebar di setiap kabupaten dan kota menyatakan bahwa kinerja pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini tergolong baik, dengan presentasi 15 persen menyatakan puas, 66,5 persen menyatakan cukup puas, 13,5 persen menyatakan kurang puas.
“Sementara 0,9 persen dari jumlah responden menyatakan tidak puas sama sekali dan 4,3 persen menyatakan tidak menjawab atau tidak tau,” ungkapnya.
Wahyu menjelaskan, salah satu indikator kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan ASR-Hugua adalah kepribadian atau personal yang dianggap sangat ramah, sopan, dan lain-lain.
“Dari beberapa dimensi penilaian yaitu kepribadian, karakter pemerintahan (transparansi anggaran), prestasi dan kinerja pemerintah, dan reaksi cepat tanggap, dimensi kepribadian kepemimpinan Andi Sumangerukka dinilai paling tinggi mencapai 50,3 persen,” ungkapnya.
Selain kepribadian, lanjut Wahyu, program-program yang dinilai sangat baik kepemimpinan Andi Sumangerukka dan Hugua adalah penanganan kesehatan yang mencapai 74 persen, penanganan kebersihan 67 persen, penanganan infrastruktur 61 persen, dan penanganan banjir sebanyak 60 persen.
“Penanganan kesehatan dinilai paling baik (sangat baik + cukup baik) oleh 92 persen responden, sementara penanganan banjir merupakan program yang mendapatkan nilai paling rendah hanya 69 persen,” terangnya.
Wahyu Minarno menerangkan, dari beberapa program unggulan yang disampaikan oleh ASR – Hugua pada saat kampanye Pilkda, rata-rata responden menyatakan sudah mendengar dan sebagian besar sudah menyatakan merasakan program itu.
“Salah satu program yang diketahui dan dirasakan manfaatnya itu adalah beasiswa gratis. Sebanyak 65 persen menyatakan tahu dan 95 persen menyatakan sangat bermanfaat. Selain itu juga program layanan ambulans gratis darat dan laut, sebanyak 64 persen menyatakan tahu dan 94 persen menyatakan sangat bermanfaat,” urainya.
Laporan: Hasrul Tamrin











