Kolom SultraRagam

Puluhan Ribu Umat Kristiani Berkumpul di Kendari Rayakan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

6
×

Puluhan Ribu Umat Kristiani Berkumpul di Kendari Rayakan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus

Sebarkan artikel ini
Ribuan umat Kristiani berkumpul di Alun-alun Tugu Religi MTQ Kendari rayakan peringatan Kenaikan Yesus Kristus. (Foto: IST/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Ribuan Umat Kristiani di Sulawesi Tenggara berkumpul di Kota Kendari merayakan peringatan Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2024 di Alun-alun Tugu Religi MTQ, Jumat (31 Mei 2024).

Dibawah monumen ikonik Kota Kendari itu, umat Kristiani se- Sulawesi Tenggara hadir dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan yang terpancar di wajah masing-masing, merayakan Hari Kenaikan Yesus Kristus di Surga dengan tema “Yesus yang Naik ke Sorga, Pasti akan Datang Kembali”.

Kegiatan ini diselenggarakan secara Oikumene dan diikuti oleh umat Katolik dan Protestan dari berbagai gereja di Sulawesi Tenggara.

Dalam acara ini juga terdapat pelibatan umat beragama lain. Hal ini dilakukan guna menunjukkan kepada masyakat Indonesia dan dunia bahwa kerukunan umat beragama di Sulawesi Tenggara terjalin erat dan begitu kuat.

Ketua Panitia Perayaan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Anton Timbang, mengatakan kegiatan ini dibuat setelah terinspirasi dari kegiatan Perayaan Paskah 2024 di Palu Sulawesi Tengah. Saat itu, Perayaan Paskah Oikumene Gabungan Protestan dan Katolik dilaksanakan secara megah dan dihadiri 50 ribu orang.

“Ini yang membuat saya terpanggil kenapa tidak saya buat di daerah saya, sehingga saya langsung berinisiatif menggelar ini di Sultra,” ujar Anton Timbang.

Anton Timbang bilang, peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2024 menjadi momentum yang tak terlupakan bagi umat Kristiani di seluruh Indonesia. Pasalnya, di tahun inilah, pemerintah mengeluarkan keputusan untuk merubah nomenklatur (tata nama) perayaan hari besar umat Kristiani dari sebelumnya menggunakan istilah Isa Almasih, kini diubah menjadi Yesus Kristus.

“Momen ini sangat penting bagi kami umat Kristiani melaksanakan ini. Kami mengapresiasi Pemerintah, Bapak Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama yang telah memutuskan merubah nomeklatur hari kelahiran, kematian, dan kebangkitan dari yang dulunya Isa Almasih menjadi kelahiran, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus,” kata Anton Timbang.

Perubahan nomenklatur ini, lanjutnya, adalah harapan yang sudah lama dinantikan oleh umat Kristiani di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Anton juga menegaskan umat Kristiani di Sulawesi Tenggara siap menyukseskan agenda nasional yakni Pilkada Serentak pada November mendatang.

“Sesuai tema kita, kami umat Kristiani Sulawesi Tenggara siap menyukseskan Pilkada Serentak 2024. Semoga berjalan tertib, lancar, aman, dan damai,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Muhammad Basri, mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara menyampaikan harapannya agar umat Kristiani di Sultra dapat berkontemplasi menggali makna terdalam dari peringatan ini dan mampu menemukan nilai, pesan, dan harapan.

“Perayaan ini juga menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan dan moderasi beragama, merajut kebersamaan dan selalu hidup rukun, saling menghargai dalam perbedaan,” ucap Basri.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!