Nasional

Jasa Raharja Dorong Kemandirian Keluarga Ahli Waris Korban Kecelakaan Melalui Program JR Pelita di Bandung

96
×

Jasa Raharja Dorong Kemandirian Keluarga Ahli Waris Korban Kecelakaan Melalui Program JR Pelita di Bandung

Sebarkan artikel ini
(Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: JAKARTA – Ketika kehilangan datang tiba-tiba karena kecelakaan lalu lintas, keluarga yang ditinggalkan bukan hanya menghadapi duka, tetapi juga tantangan untuk menata ulang kehidupan. Di tengah situasi itulah Jasa Raharja berupaya hadir tidak hanya untuk memberikan santunan, tetapi sebagai pendamping yang membantu menyalakan kembali harapan.

Melalui program Pemberdayaan Ekonomi untuk Keluarga Ahli Waris Berdaya dan Terampil (JR Pelita) yang digelar di Bandung pada tanggal 13 s.d 14 November 2025, Jasa Raharja mengajak para ahli waris untuk membangun kemandirian melalui keterampilan baru yang dapat membuka jalan menuju kehidupan yang lebih stabil.

Program yang diikuti 25 peserta ini menghadirkan pelatihan ecoprint, sebuah keterampilan yang memungkinkan setiap peserta mengolah bahan-bahan dari dedaunan menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja untuk mendampingi keluarga ahli waris dalam proses pemulihan pascakecelakaan, serta membuka peluang usaha yang dapat berkelanjutan.

Baca Juga :  Wakil Menteri BUMN: PT Vale Berhasil Jawab Tantangan di Era Keberlanjutan

Plt. Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan tujuan kegiatan ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi peserta.

“Kami Jasa Raharja terus berupaya memberikan manfaat, melakukan tindakan nyata kepada ahli waris berupa kegiatan-kegiatan yang dapat membuat mereka mandiri secara ekonomi. Hari ini ada 25 ahli waris yang ikut dalam kegiatan belajar membuat ecoprint. Harapan kami, ilmu yang mereka dapat hari ini dapat mereka kembangkan dan membantu mereka mandiri ke depannya,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Dewi mengatakan bahwa setiap angka kecelakaan menyimpan cerita tentang kehidupan yang berubah selamanya. Karena itu, pendampingan selepas musibah menjadi bagian penting dari mandat sosial Jasa Raharja.

Baca Juga :  Lindungi Hak Masyarakat Hukum Adat, Kementerian ATR/BPN Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Enrekang

“Kami tidak ingin berhenti hanya pada penyerahan santunan. Kami ingin melangkah lebih jauh dengan mendampingi, menguatkan, dan menumbuhkan kembali semangat hidup mereka yang terdampak. Itulah semangat yang melandasi lahirnya program JR Pelita,” jelas Dewi dalam sambutannya

Pelatihan ecoprint yang diadakan merupakan bagian dari sebuah perjalanan untuk memulihkan keyakinan diri dan menumbuhkan harapan baru.

Jasa Raharja berharap agar para peserta dapat memelihara bahkan mengembangkan jejaring yang terbentuk lewat kegiatan ini menjadi sebuah komunitas keluarga berdaya yang dapat saling menguatkan. Lewat komunitas ini, mereka dapat saling berbagi keterampilan, pengalaman, serta peluang usaha.

Baca Juga :  Jasa Raharja, Korlantas Polri dan Akademisi UGM Bahas Penguatan Jaminan Perlindungan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Di sisi lain, Dewi juga mengajak para peserta untuk turut menyuarakan pentingnya keselamatan berkendara kepada keluarga dan lingkungan.

“Sampaikan pesan sederhana tapi berarti: ‘Hati-hati di jalan, karena ada keluarga yang menunggu di rumah.’ Pesan kecil ini bisa menyelamatkan nyawa,” tuturnya

Melalui JR Pelita, Jasa Raharja menegaskan kembali komitmennya untuk hadir melampaui momen penyerahan santunan, dengan memberikan peluang pemberdayaan yang berkelanjutan bagi keluarga ahli waris. Sejalan dengan moto “Menanam Harapan, Menumbuhkan Kemandirian”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi lahirnya keluarga-keluarga yang lebih tangguh, berdaya, dan siap membangun masa depan baru dengan penuh keyakinan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!