Lalu Lintas

Polda Sultra Gelar Operasi Zebra Anoa 2025 dengan 9 Target Utama Untuk Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

205
×

Polda Sultra Gelar Operasi Zebra Anoa 2025 dengan 9 Target Utama Untuk Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
Suasana Apel Operasi Zebra Anoa 2025 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, diikuti oleh personel kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja. (Foto: Hasrul/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Anoa 2025 di Lapangan Apel Polda Sultra, Senin (17/11/2025). Apel ini menandai dimulainya operasi yang bertujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) menjelang Operasi Lilin 2025.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, dan diikuti oleh personel kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa Operasi Zebra Anoa 2025 adalah upaya korektif untuk mewujudkan Kamseltibcar lantas yang aman, nyaman, dan selamat.

Baca Juga :  Direktur Utama Jasa Raharja Hadiri Rakor Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2024 Lintas Penyeberangan Merak-Bakauheni

“Permasalahan lalu lintas berkembang pesat, terutama dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang begitu pesat tidak sebanding dengan tingkat kepatuhan para pengguna jalan sehingga berpotensi memicu berbagai permasalahan lalu lintas mulai dari kemacetan hingga meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas,” katanya, saat menyampaikan amanat.

Dalam menghadapi permasalahan ini, Kapolda menekankan, dibutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar mampu bersinergi dalam mewujudkan Kamseltibcar lantas. Selain itu, koordinasi antar instansi juga perlu terus ditingkatkan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan di lapangan.

Operasi Zebra Anoa 2025 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, serentak di seluruh Indonesia. Polda Sultra akan memprioritaskan penindakan terhadap sembilan jenis pelanggaran, yaitu:

  1. Penggunaan ponsel saat berkendara.
  2. Pengemudi di bawah umur.
  3. Berboncengan lebih dari satu orang.
  4. Tidak menggunakan sabuk keselamatan dan helm SNI.
  5. Pengemudi di bawah pengaruh alkohol.
  6. Melawan arus.
  7. Melebihi batas kecepatan.
  8. Penggunaan knalpot brong.
  9. Balap liar.
Baca Juga :  Jasa Raharja Sultra Kolaborasi Tingkatkan Keselamatan Jalan, Tekan Angka Kecelakaan

“Operasi ini mengedepankan edukasi dan penyuluhan melalui media cetak, elektronik, dan manajemen media lantas,” jelas Kapolda.

Target dari operasi ini adalah meningkatnya disiplin masyarakat, terwujudnya Kamseltibcar lantas, penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri, serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Operasi Lilin 2025.

Kapolda menekankan pentingnya mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kesehatan personel serta masyarakat selama operasi, dengan penindakan tilang yang selektif, prioritas, dan humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Dukung Upaya Korlantas Polri Tangani Penggunaan Knalpot Brong

“Melalui penyelenggaraan Operasi Zebra Anoa 2025, kita berharap dapat mencapai sejumlah target penting yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, terwujudnya Kamseltibcar lantas serta lebih optimal melalui melalui penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri melalui citra tertib berlalu lintas, serta terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan operasi lilin tahun 2025,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!