KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Sebagai bentuk apresiasi dalam mengimplementasikan transformasi digital layanan kesehatan, BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Transformasi Digital Tahap II kepada delapan fasilitas kesehatan (Faske) mitra di wilayah Sulawesi Tenggara, Jumat (30/1/2026).
Fasilitas kesehatan penerima penghargaan tersebut, yaitu BLUD RSU Bahteramas, RS TNI Dr. R. Ismoyo, RS Aliyah 3, RS Aliyah 2, RS Santa Anna, RS Tiara Sentosa, RSUD Konawe Selatan, serta Puskesmas Jati Raya.
Sebelumnya, penghargaan serupa pada tahap I telah diberikan kepada RSU Hermina Kendari dan RS Bhayangkara sebagai fasilitas kesehatan yang dinilai konsisten dalam integrasi sistem dan penerapan layanan berbasis digital.
BPJS Kesehatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung transformasi digital sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Transformasi digital merupakan proses integrasi dan pemanfaatan teknologi digital secara menyeluruh dalam berbagai aspek layanan dan operasional guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta pengalaman peserta dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperoleh layanan kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Rinaldi Wibisono, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nasional dari BPJS Kesehatan melalui Direktorat Teknologi Informasi kepada mitra fasilitas kesehatan yang berperan aktif mendorong transformasi digital sebagai bagian dari transformasi mutu layanan JKN.
“Transformasi digital merupakan kunci dalam memudahkan akses layanan, mempercepat proses pelayanan, serta memastikan kesetaraan layanan bagi seluruh peserta JKN. Penghargaan ini diberikan kepada fasilitas kesehatan yang tidak hanya menjalankan layanan dengan baik, tetapi mampu meningkatkan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi digital secara optimal,” ujarnya, usai menyerahkan penghargaan kepada mitra Faskes penerima, di Kendari.
Kepala BPJS Kesehatan menegaskan bahwa seluruh mitra fasilitas kesehatan di wilayah kerja Kantor Cabang Kendari pada dasarnya telah menunjukkan kinerja yang baik. Namun, penghargaan ini diberikan kepada fasilitas kesehatan yang berhasil meningkatkan layanan dari baik menjadi lebih optimal melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi digital.
BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi, monitoring, dan evaluasi terhadap implementasi transformasi digital di fasilitas kesehatan, sekaligus mendorong optimalisasi penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan digital bagi peserta. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan Program JKN.
“Pada prinsipnya seluruh mitra fasilitas kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kendari telah menunjukkan kinerja yang baik. Penghargaan ini kami berikan kepada fasilitas kesehatan yang mampu meningkatkan kualitas layanan dari baik menjadi lebih optimal melalui inovasi serta pemanfaatan teknologi digital,” tutup Rinaldi.
Ke depan, BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi, monitoring, dan evaluasi guna memastikan transformasi digital berjalan konsisten, sekaligus mendorong optimalisasi aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan digital bagi peserta.
Salah satu fasilitasi kesehatan penerima penghargaan, Direktur BLU RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Sukirman, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen rumah sakit dalam mendorong peserta JKN untuk memanfaatkan layanan digital secara maksimal.
“RSUD Bahteramas dinilai paling optimal dan berhasil dalam mengajak masyarakat peserta JKN di wilayah kerjanya untuk mengakses layanan digital yang terintegrasi, baik di rumah sakit maupun puskesmas,” katanya.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar diterapkan secara berkelanjutan dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami berharap digitalisasi layanan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan Mobile JKN dan antrean online, pasien tidak perlu lagi mengantre lama di rumah sakit. Dari rumah sudah bisa mendaftar dan mengetahui jam pelayanan,” jelasnya.
Direktur RSUD Bahteramas juga mengajak insan pers untuk turut menyosialisasikan pemanfaatan layanan digital BPJS Kesehatan kepada masyarakat agar semakin banyak peserta JKN yang terbiasa menggunakan sistem tersebut.
Berdasarkan penilaian Direktorat Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, RSUD Bahteramas dinyatakan sebagai salah satu rumah sakit terbaik dalam penerapan layanan digital JKN online. Ke depan, manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan demi kenyamanan dan keselamatan pasien.
“Tujuan utama kami adalah peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Keamanan dan kepuasan pasien akan terus kami perbaiki dan tingkatkan,” pungkasnya.
Editor: Hasrul Tamrin











