Kolom Sultra

Asosiasi Mikoriza Indonesia Riset Pengembangan Jeruk Siompu Menjadi Parfum

10
×

Asosiasi Mikoriza Indonesia Riset Pengembangan Jeruk Siompu Menjadi Parfum

Sebarkan artikel ini
Pengurus AMI kolaborasi dengan Dinas Perkebunan meriset pengembangan Jeruk Siompu menjadi parfum. (Foto: Ist)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI) kolaborasi dengan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bimbingan teknis (bimtek) produksi Parfum Jeruk Siompu di SMA Negeri 1 Siompu mulai 4 s.d 5 Mei 2023.

Riset pengelolaan Parfum Jeruk Siompu ini diketuai Prof Dr Ir Husna MP bersama delapan anggota, enam orang pembantu tenaga ahli serta 15 tenaga lapangan. Sedangkan peserta bimtek diikuti sekira 40 orang dari petani, kepala desa dan perwakilan SMA/MAN di Kecamatan Siompu dan Siompu Barat.

Ketua AMI, Prof Husna, mengungkapkan bahwa Jeruk Siompu merupakan anugrah Allah SWT kepada kita, khususnya masyarakat Siompu sehingga perlu dikelola dengan baik dan tentunya perlu dilestarikan dari ancaman kepunahan.

Baca Juga :  Anton Timbang Pimpin Touring Ramadan Perayaan HUT Kadin, IMI dan Lanud HO

“Selama ini, hanya buah jeruk yang dipetik dan dijual. Belum pernah ada upaya diversifikasi produk dari jeruk siompu. Oleh karena itu, pada bimtek ini juga dilakukan produksi parfum dari daun jeruk siompu,” terangnya, Selasa (9 Mei 2023) di Kendari.

Guru Besar FHIL Universitas Halu Oleo (UHO) berharap, pengelolaan tanaman Jeruk Siompu dengan baik bisa meningkatkan produksi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan petani.

“Harapan kami dengan bimtek ini, para petani dan semua pihak dapat mengelola pertanaman jeruknya dengan baik sehingga produksi meningkat dan berimplikasi pada kesejahteraan petani. Atas pelaksanaan kegiatan kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi SH atas dukungannya,” ucap Prof Husna.

Baca Juga :  Distransnaker Sultra: Perusahaan Wajib Memberi Perlindungan Sosial ke Pekerja Informal

Sementara, Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra yang diwakili oleh Ir. Suratno, mengaku menyambut baik kegiatan Bimtek yang dilakukan oleh Asosiasi Mikoriza Indonesia bekerjasama dengan Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sulawesi Tenggara.

“Pemerintah provinsi melalui bapak Gubernur Ali Mazi, berkomitmen untuk penyelamatan dan pengembangan Jeruk Siompu di pulau Siompu. Hal ini terbukti dengan pelaksanaan kegiatan Jeruk Siompu sejak 2021-2023,” ungkap Suratno.

Menariknya, dalam bimtek ini, pihak AMI menghadirkan Peneliti Seameo Biotrop Dr Ir Supriyanto sekaligus membawakan materi bertajuk “Parfum Berbasis Minyak Atsiri Jeruk Mengembangkan Produk Turunan Berbasis Jeruk Siompu”.

Baca Juga :  Hari Kedua Presiden Jokowi di Sultra

Dr Supriyanto menyebut parfum saat ini telah menjadi kebutuhan untuk berbagai alasan. Indonesia memiliki potensi besar untuk menghasilkan parfum berbahan dasar minyak atsiri tropis.

“Jeruk Siompu dapat menghasilkan minyak atsiri dari bunga, daun, dan kulit buah. Prosedur pembuatan parfum dari Jeruk Siompu, pertama menentukan karakter dasar parfum. Kedua, menentukan fresher. Ketiga, menentukan fragran blending yang mampu mencampurkan aroma dasar dan fresher menjadi 1 aroma. Terakhir menentukan fixator dan penambahan additive,” terangnya.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

ini tampilan gambar iklan ini tampilan gambar iklan ini tampilan gambar iklan ini tampilan gambar iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!