/*
Breaking News
*/
Kolom Sultra

UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Seminar Kajian Benda Koleksi Museum

591
×

UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra Gelar Seminar Kajian Benda Koleksi Museum

Sebarkan artikel ini
UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra gelar Seminar Kajian Benda Koleksi Museum. (Foto: Ist/KR)
UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra gelar Seminar Kajian Benda Koleksi Museum. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara melalui UPTD Museum dan Taman Budaya melaksanakan Seminar Kajian Benda Koleksi Museum Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kegiatan itu dilaksanakan mulai tanggal 05 hingga 06 November 2024, dengan menghadirkan budayawan, sejarawan hingga akademisi dari Perguruan Tinggi di Sulawesi Tenggara.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tenggara, Laudin, menjelaskan tujuan dari seminar itu adalah untuk melengkapi data-data berbagai benda koleksi Museum.

Baca Juga :  Prajurit Lanud Haluoleo Turun Tangan Bantu Korban Banjir di Kendari, Wujud Pengabdian Tanpa Batas

“Tujuannya adalah melengkapi data-data koleksi yang ada di Museum Sulawesi Tenggara, agar supaya didalam kami menyampaikan benda-benda budaya di masyarakat sudah tertata bagus dan sudah bisa mendapatkan hal-hal yang positif,” jelasnya.

Dalam seminar yang dilaksanakan, narasumber fokus melakukan kajian pada enam benda koleksi museum Sulawesi Tenggara.

“Ada enam koleksi yang kita kaji, hari pertama tiga koleksi dan hari terakhir akan dilanjutkan lagi ada beberapa koleksi yang kita bahas yang pertama adalah kalosara, kemudian ada kinawo atau baju masa dulu, kemudian ada koleksi tombak,” ujarnya.

Baca Juga :  Monitoring dan Evaluasi, Kakanwil BPN Sultra Puji BPN Muna Tuntaskan Program Nasional

Narasumber seminar, Basrin Malemba mengatakan dalam seminar dirinya bersama peserta mengkaji beberapa koleksi, seperti bendera Kerajaan Mekongga, Pakaian tradisional Kinawo dari Kulit Kayu, dan alat permainan tradisional suku Tolaki.

“Tadi ada beberapa hal yang kita bahas, salah satu materi yang saya sampaikan yaitu keindahan dan teknologi kinawo,” paparnya.

Pelaksanaan seminar itu seluruh peserta diharapkan dapat memiliki pengetahuan terkait benda koleksi museum Sulawesi Tenggara untuk disampaikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  KSOP Kendari Bersama Ditpolairud Polda Sultra Mediasi Konflik Warga Cempedak dengan PT Pelayaran Dharma

 

 

 

Laporan: Erry
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!