KOLOMRAKYAT.COM: MUNA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna memiliki target, masuk lima besar dalam mengikuti kejuaraan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bakal diadakan akhir November atau awal Desember 2026 di Kota Kendari.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Muna, La Ode Asrafil Ndoasa. Ia meyakini bahwa semua daerah pingin menjadi juara umum termaksud Kabupaten Muna, akan tetapi kalau tidak bisa diraih, setidaknya tidak bergeser dari lima besar.
“Sebagai daerah tertua di Sultra, kami punya target masuk lima besar dari 17 Kabupaten/Kota,” kata Asrafil saat ditemui di Sekretariat KONI Kabupaten Muna, Kamis (24/9/2026).
Saat ini, Asrafil lagi fokus pada pengukuhan pengurus KONI Kabupaten Muna pada Rabu, (30/9). Selanjutnya, ia akan melakukan rapat kerja guna membahas konsolidasi pengurus-pengurus Cabang Olah Raga (Cabor) yang ada di Bawah naungan KONI Kabupaten Muna.
“Kita akan memeriksa Pencab, ada yang masih aktif kepengurusannyan dan ada yang sudah berakhir. Ini yang akan diperbaharui sehingga semua pencab Cabor bisa aktif semua dalam menghadapi Porprov di Kendari,” ucapnya.
Asrafil yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Muna menyampaikan, bahwa Cabor yang akan diikuti, masih menunggu dari keputusan KONI Provinsi Sultra, Cabor apa saja yang akan diperlombakan di Porprov.
“Dari pengumuman Cabor yang diperlombakan, maka KONI Kabupaten Muna akan menyesuaikan dengan potensi Cabor yang bisa mendapatkan medali. Secepatnya kita akan melihat bibit atlet mulai dari Training Center (TC) dan seleksi yang dilakukan setiap Cabor,” ungkapnya.
“Dari sini kita akan lihat, atlet yang bisa diikutkan dalam Porprov nanti. Juga Cabor mana yang potensi akan diikutsertakan dalam mengikuti Porprov di Kendari sehingga bisa meraih medali,” sambungnya.
Dia menyatakan, bahwa seleksi yang ketat dalam menerjunkan atlet dalam Porprov disebabkan oleh efesiensi anggaran namun memiliki hasil yang baik dengan target mendapatkan medali.
“Ini yang harus dimaklumi oleh para Cabor dan atlet agar menunjukkan atlet yang berprestasi. Baik dalam setiap latihan dan seleksi sehingga layak diterjunkan ke Porprov,” tegas Asrafil.
Ia menuturkan, bahwa Porprov sebelumnya menjadi acuan, namun ia akan melihat perkembangan atlet setiap Cabor, apakah ada bibit atlet yang berpotensi meraih medali dalam perkembangan latihan sekarang.
“Saya berharap semua pengurus KONI Kabupaten Muna agar aktif dalam menyukseskan program menghadapi kejuaraan Porprov di Kendari Nanti,” cetusnya.
Laporan : LM Nur Alim











