Pemkot Kendari

Peserta Forum UCLG ASPAC 2026 Mulai Berdatangan di Kendari, Delegasi Korea Selatan yang Pertama Tiba

52
×

Peserta Forum UCLG ASPAC 2026 Mulai Berdatangan di Kendari, Delegasi Korea Selatan yang Pertama Tiba

Sebarkan artikel ini
Delegasi Korea Utara peserta forum Ini UCLG ASPAC 2026 tiba di Bandara Haluoleo. (Foto: Ist/KR)

KOLOMRAKYAT.COM: KENDARI – Delegasi peserta forum internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 di Kota Kendari mulai berdatangan di Kendari melalui Bandara Haluoleo, Selasa (5/5/2026). Salah satu delegasi Asia-Pasific yang tiba adalah delegasi dari Kota Daegu Metropolitan City, South Korea atau Korea Selatan yaitu Mr. Changahn Kwon.

Dia tiba di Bandara Haluoleo sekitar pukul 10.50 Wita melalui penerbangan GA-604 dan langsung dijemput oleh perwakilan Pemerintah Kota Kendari di ruang tunggu.

Selain itu, hadir pula delegasi UCLG ASPAC dari Indonesia yaitu Mrs. Bernadia Tjandra Dewi melalui pesawat penerbangan GA0604 yang tiba sekira pukul 10:50 Wita.

Kedatangan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang mempertemukan kota dan pemerintah daerah se-Asia Pasifik.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Groudbreaking Pembangunan Perpustakaan Daerah Setinggi 2 Lantai

Sebelum keduanya tiba, Kepala CLG Institute yang berada di bawah naungan UCLG Asia-Pasifik, Bambang Susantono, telah lebih awal tiba di Bandung Haluoleo yang mendarat menggunakan maskapai Batik Air sekitar pukul 09.30 WITA dan disambut oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Erlis Sadya Kencana serta Kepala Dinas Pariwisata Hermawaty.

Kehadiran Bambang menjadi penanda awal arus kedatangan delegasi internasional yang akan mengikuti berbagai agenda strategis dalam forum tersebut.

Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa UCLG Asia-Pacific merupakan wadah kolaborasi kota dan pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik yang berfokus pada pembangunan perkotaan berkelanjutan.

“Ini adalah perkumpulan kota-kota dan pemerintah daerah di Asia Pasifik yang tahun ini menyelenggarakan kegiatan di Kendari,” ujarnya di Bandara Haluoleo.

Baca Juga :  Pemkot Kendari Dukung Program Pemerintah Pusat Komdigi Pembatasan Akses Platform Digital bagi Anak

Ia berharap forum ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.

Menurutnya, kegiatan UCLG ASPAC yang digelar secara bergilir setiap tahun menjadi ruang strategis untuk memperkuat kerja sama antar kota.

“Tahun lalu dilaksanakan di Filipina, tahun ini di Indonesia dan Kendari menjadi tuan rumah. Ini kesempatan besar untuk membuka peluang kolaborasi,” tambahnya.

Forum internasional ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana bagi pemerintah daerah untuk menampilkan inovasi pembangunan, peluang investasi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan kota. Melalui CLG Institute, Bambang juga mendorong penguatan riset dan kajian kebijakan guna mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim perkotaan.

Baca Juga :  Wali Kota Kendari Keluarkan Surat Edaran Wajibkan Pembuatan Bak Sampah di Setiap Perumahan

Pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari forum diskusi internasional, pertemuan kepala daerah, kunjungan lapangan, hingga kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon di Kebun Raya Kendari.

Pemerintah Kota Kendari juga telah mematangkan berbagai persiapan, mulai dari transportasi delegasi, kesiapan venue, hingga penyambutan tamu di bandara. Kedatangan peserta diperkirakan akan terus berlangsung hingga menjelang pembukaan resmi.

Dengan mulai berdatangannya delegasi dari berbagai negara, Kendari kini menjadi pusat perhatian di kawasan Asia Pasifik. Momentum ini diharapkan tidak hanya memperkuat citra daerah di kancah internasional, tetapi juga membuka peluang kerja sama global dalam mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan.

 

 

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!