Nasional

Wamen ATR/BPN Ossy Darmawan Titip Tiga Nilai yang Perlu Dipedomani Bagi Taruna STPN

335
×

Wamen ATR/BPN Ossy Darmawan Titip Tiga Nilai yang Perlu Dipedomani Bagi Taruna STPN

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan saat memberikan pembekalan sekaligus menutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Taruna Baru (PKKTB) Prodi Diploma IV Pertanahan Tahun 2025 secara daring. (Foto : Dok Biro Humas Kementerian ATR/BPN).

KOLOMRAKYAT.COM: JAKARTA – Semenjak didirikan sejak tahun 1963, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) menjadi Kawah Candradimuka yang memegang peran dan tugas penting dalam hal mencetak tenaga-tenaga ahli pertanahan dan tata ruang.

Hal itu dinyatakan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan saat memberikan pembekalan sekaligus menutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Taruna Baru (PKKTB) Prodi Diploma IV Pertanahan Tahun 2025, Kamis (11/09/2025) kemarin.

“STPN ini bukan sekadar proses menuntut ilmu, melainkan juga pembentukan karakter dan juga kepemimpinan, serta menjadi panggilan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” tutur Wamen ATR/Waka BPN secara daring kepada taruna baru STPN sesuai dalam press release Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN yang diterima media ini, Jumat (12/9/2025).

Baca Juga :  Terindikasi Manipulasi Data di Kawasan Pagar Laut Bekasi, Menteri Nusron Akan Tindak Tegas Pelaku

Saat berkecimpung di dunia pertanahan dan tata ruang, Wamen Ossy mengingatkan agar Taruna/i STPN untuk terus memegang prinsip dalam bekerja. Nantinya, pekerjaan para penerus insan pertanahan dan tata ruang ini bukan hanya membagikan sertipikat semata. Taruna/i diminta untuk memastikan dan berpegang teguh pada prinsip integritas dan karakter yang kuat dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  PT Jasa Raharja Bersama Korlantas Polri dan Stakeholder Lain Tinjau Kesiapan Pelabuhan Untuk Operasi Ketupat 2025

“Kalian nantinya tidak hanya akan mempelajari teknis pertanahan, hukum pertanahan, tetapi juga akan memahami filosofi, nilai keadilan, dan juga tanggung jawab moral. Kita semua adalah mengelola sumber daya agraria ini. Anak-anakku sekalian, sebagai calon profesional dan pemimpin di bidang agraria dan pertanahan tata ruang, kalian tentunya dituntut dapat memiliki kompetensi, integritas, dan juga keberpihakan kepada rakyat,” pesan Wamen Ossy.

Ada tiga nilai yang ia titipkan untuk dipedomani Taruna/i yakni pertama, Integritas adalah modal utama. Tanpa integritas, ilmu setinggi apa pun bisa disalahgunakan. Integritas bisa berarti jujur tidak menyalahgunakan wewenang, setia kepada amanat rakyat.

Baca Juga :  Kementerian ATR/BPN akan Lakukan Proses Pembatalan Sertifikat HGB Pagar Laut di Tangerang

Kedua, profesionalisme. Taruna/i STPN harus menjadi generasi yang unggul secara teknis dan akademisi, menguasai teknologi, paham hukum pertanahan, mampu membaca tata ruang, tapi juga profesional dalam melaksanakan tugas-tugas. Dengan profesionalisme, kepercayaan rakyat akan tumbuh.

Dan nilai ketiga yang ia tekankan kepada Taruna/i STPN adalah empati. Integritas dan profesionalisme tidak cukup. Kerja dibidang Pertanahan membutuhkan empati, empati ini akan membuat ilmu pertanahan tidak kering sehingga dalam membuat keputusan, akan melakukan keputusan yang baik dan benar.

Editor: LM Nur Alim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!